Data Kependudukan di DPT Pemilu Bocor, Ini Penjelasan KPU

Jumat, 22 Mei 2020 – 13:32 WIB

Kejahatan Dunia maya (Foto:Istimewa)

Kejahatan Dunia maya (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Heboh kebocoran data kependudukan, kini pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah melakukan penelusuran terhadap dugaan bocornya jutaan data kependudukan warga Indonesia yang ada dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Viryan Azis mengaku pihaknya juga tengah mengecek kondisi server data KPU untuk menindaklanjuti informasi mengenai kebocoran data yang tengah beredar.

"KPU RI sudah bekerja sejak tadi malam menelusuri berita tersebut," kata Viryan, Jumat, 22 Mei 2020.

KPU juga telah melakukan cek kondisi internal atau server data dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait

Viryan menyebutkan bahwa data yang beredar diduga merupakan softfile DPT Pemilu 2014 dengan metadata 15 November 2013. Menurut dia, sesuai dengan bunyi regulasi, softfile data KPU memang bersifat terbuka.

"Softfile data KPU tersebut, format pdf, dikeluarkan sesuai regulasi dan untuk memenuhi kebutuhan publik bersifat terbuka," ucap Viryan.