Sebelum Tertembak, Waroy Masuk Freeport Dibekingi Oknum Polisi

Jumat, 22 Mei 2020 – 20:33 WIB

Korban penembakan di Freeport karena bantuan polisi

Korban penembakan di Freeport karena bantuan polisi

TIMIKA, REQnews - Warga sipil yang tertembak di Mile 61 Jalan Tambang Freeport Indonesia diduga difasilitasi oknum polisi. Warga bernama Waroy ini pun menjadi sasaran kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kali Kopi.

"Kami bisa memastikan bahwa pelaku penembakan tersebut dilakukan oleh KKB Kali Kopi. Sekarang sedang diselidiki siapa oknum yang melakukannya," ujar Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata, di Timika, Jumat 22 Mei 2020.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengaku sering mendengar informasi oknum kepolisian yang memfasilitasi warga sipil memasuki kawasan itu.

Dia berjanji mengusut tuntas oknum polisi yang mengajak warga sipil ke kawasan rawan tersebut.

Waroy menderita luka berat karena peluru menembus punggung, leher dan bawah perut. Beruntung, menurut Paulus, nyawa lelaki itu masih bisa diselamatkan.

Kepada polisi korban mengaku awalnya bersama rekannya dibawa oleh oknum aparat keamanan menumpang sebuah mobil dari Mile 50.

Namun korban baru sadar ketika sudah dalam kondisi mengalami luka tembak dan tergeletak di Jalan Tambang Mile 61.

Setelah peristiwa itu, Kapolres Mimika meminta warga selain karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya, agar tidak lagi melakukan aktivitas pendulangan di kawasan Kali Kabur maupun aktivitas lainnya di sepanjang area perusahaan pertambangan itu.

Penyebabnya, di sepanjang jalur dari Timika menuju Tembagapura merupakan wilayah yang sangat rawan dengan berbagai teror penembakan yang dilakukan oleh KKB selama ini.1x3: