Pak Polisi, Tolong Jangan Bubarkan Jemaah Salat Id di Masjid

Sabtu, 23 Mei 2020 – 01:03 WIB

Ilustrasi salat Idul Fitri

Ilustrasi salat Idul Fitri

JAKARTA, REQnews - DPR RI meminta kepada pihak aparat maupun petugas pemerintah agar tidak membubarkan kegiatan salat Idul Fitri yang akan dilakukan warga pada Minggu 24 Mei 2020 mendatang.

Disampaikan Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, pembubaran atau tindakan represif terhadap jemaah jangan sampai terjadi di daerah yang masuk zona aman pandemi Covid-19.

"Harap tidak dibubarkan, Polisi, TNI, camat, RT, RW, kepala desa, bupati, gubernur," kata Yandri, Jumat 22 Mei 2020.

Ia berkata, sudah menjadi kecenderungan bila ada ibadah yang melibatkan banyak massa tetap dilakukan masyarakat di tengah pandemi, termasuk salat Id. Yandri mengingatkan, jika kegiatan itu dibubarkan, maka dapat memicu masalah baru yang tidak kondusif.

Yandri juga meminta aparat menekankan pendekatan dialog. Saat ini, masyarakat sedang merasa tak adil karena rumah ibadah dilarang berkegiatan, sementara mal dan pasar justru penuh orang jelang lebaran.

"Ada keluhan mal buka jam 11 pagi tutup 10 malam tidak dibubarkan, pasar penuh dibiarkan. Ini agar ada ketegasan pemerintah untuk penerapan protokol kesehatan," ujarnya. 

"Jika nanti 1 Syawal ada warga, umat kita yang tetap di masjid atau lapangan agar tidak ada tindakan represif atau pembubaran. Karena harus ada dialog yang bagus," kata Yandri menambahkan.1x3: