Ikut Pembagian Bansos, 3 Perempuan Tewas Terinjak-injak

Sabtu, 23 Mei 2020 – 16:06 WIB

Ilustrasi meninggal dunia

Ilustrasi meninggal dunia

JAKARTA, REQnews - Pembagian bansos Covid-19 berupa uang tunai sebesar 8 dolar AS atau setara Rp 119 ribu per kepala di Colombo, Sri Lanka berujung petaka. 

Tiga orang perempuan tewas terinjak-injak di tengah kerumunan massa yang menumpuk, diperkirakan jumlahnya seribu orang, pada Kamis 21 Mei 2020 lalu, seperti dilaporkan AFP.

Pembagian bansos tunai ini dilakukan oleh seorang pengusaha kaya raya, yang sering membagikan penghasilan tahunannya saat Ramadan tiba. Jelas aja, bagi-bagi uang tunai itu diserbu ribuan orang.

Anggota parlemen setempat, Rahman menyebut, Ketika gerbang dibuka, pengusaha itu memberi hadiah sebesar 1.500 rupee atau setara dengan upah harian buruh.

"Beberapa orang mencoba menerobos antrian dan masuk, saat itulah para wanita terjatuh dan terinjak-injak hingga meninggal," kata Rahman menerangkan.

Bukan hanya tiga wanita itu saja, dilaporkan ada sembilan orang lainnya yang terpaksa dibawa ke rumah sakit akibat terinjak-injak dan kesulitan bernapas di tengah kerumunan.

Warga berkerumun di lokasi, karena selama dua bulan terakhir tak mendapat pengahasilan. Apalagi, kondisi ekeonomi masyarakat kian terjepit dengan penerapan lockdown ketat oleh pemerintah Sri Lanka.

Kepala Kepolisian Colombo, Deshabandu Tennakoon, mengatakan pengusaha yang tidak disebutkan namanya beserta kelima asistennya telah ditangkap akibat kejadian tersebut.1x3: