Seratusan WNI Jamaah Tabligh Ditahan Polisi India

Kamis, 28 Mei 2020 – 00:03 WIB

Jamaah tabligh diperiksa polisi India dengan tuduhan langgar karantina

Jamaah tabligh diperiksa polisi India dengan tuduhan langgar karantina

JAKARTA, REQnews - Seratusan anggota Jamaah Tabligh Indonesia, kini dalam tahanan polisi India. Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha di Jakarta Rabu 27 Mei 2020, menyatakan ada 151 orang yang berstatus tahanan yudisial. 

Mereka dituduh melanggar ketentuan soal Covid19 yang dikenakan otoritas India. Pelanggaran itu antara lain kelalaian yang menyebabkan penyebaran penyakit, tidak mematuhi aturan tentang epidemi, dan menolak mengikuti ketentuan pemerintah setempat tentang pengelolaan bencana.

Kementerian Luar Negeri mencatat 334 anggota Jamaah Tabligh Indonesia yang bermasalah di India. Sebanyak 45 di antaranya telah dibebaskan oleh pengadilan.

Proses hukum itulah yang menjadi kendala untuk memulangkan WNI jamaah tablig dari India, agar mereka terhindar tertular virus corona di negara PM Narendra Modi tersebut.

Jika seluruh proses hukum dan proses karantina yang ditetapkan pemerintah India telah dilalui, barulah Kemlu dan perwakilan RI di India bisa memfasilitasi mereka ke Indonesia.