Sidang Perdana, Dakwaan Lucinta Diperberat

Kamis, 28 Mei 2020 – 10:33 WIB

Lucinta Luna saat ditangkap karena memiliki psikotropika di pengadilan diperberat

Lucinta Luna saat ditangkap karena memiliki psikotropika di pengadilan diperberat

JAKARTA, REQnews - Dakwaan kepemilikan narkotika dan obat-obatan berbahaya terhadap transgender Lucinta Luna bertambah berat. Sebab Jaksa penuntut umum (JPU) menambahnya karena terbukti memiliki dua butir ekstasi.

Menurut JPU Asep, ekstasi itu diberikan dari seorang perempuan yang tidak dikenal di sebuh tempat hiburan malam karena saat itu kondisinya gelap.

"Terdakwa sempat mencobanya namun karena rasanya tidak enak kemudian terdakwa membawanya pulang," begitu Asep saat membacakan surat dakwaan terhadap Lucinta Luna di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu 27 Mei 2020.

Peristiwa itu terjadi pada Februari 2020 atau seminggu sebelum Lucinta Luna berlibur ke Pulau Bali. Lucinta pun membuang ekstasi itu ke tong sampah.

Saat polisi menggeledah tempat itu, Selasa 11 Februari 2020, ekstasi tersebut ditemukan. Lucinta awalnya tidak mengakuinya, tetapi hasil pemeriksaan rambutnya menunjukkan dia sudah mengonsumsi barang haram tersbeut selama satu bulan.

Untuk kepemilikan dua butir ekstasi, Lucinta didakwa melanggar Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan kepemilikan obat-obatan psikotropika Riklona dia dijerat dengan Pasal 60 dan 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Majelis hakim yang ditunjuk untuk menangani perkara tersebut, yakni Eko Aryanto sebagai ketua majelis, kemudian Mastizal dan Purwanto sebagai hakim anggota.