Diduga Intelijen, India Menahan Seekor Merpati 'Mata-mata' Pakistan

Kamis, 28 Mei 2020 – 18:32 WIB

Ilustrasi Merpati (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Merpati (Foto:Istimewa)

INDIA, REQNews -  Pemerintah India menahan seekor merpati milik pria asal Pakistan lantaran burung tersebut dicurigai sebagai mata-mata. Pemilik merpati, Habibullah, mendesak Perdana Menteri India Narendra Modi untuk mengembalikan burung peliharannya tersebut.

Dilansir dari BBC, Habibullah kala itu sengaja menerbangkan sang merpati untuk merayakan festival Idul Fitri pada Senin 25 Mei 2020.

Burung tersebut kemudian terbang hingga perbatasan internasional Kashmir yang di kelola India dan ditangkap oleh warga setempat, sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

Petugas polisi menyebut merpati itu memakai cincin bertulisakn kode di salah satu kakinya. Kode tersebut saat ini sedang dipecahkan oleh kepolisian.

Berdasarkan laporan dari harian Dawn Pakistan, Habibullah mengatakan bahwa kode tersebut sebenarnya merupakan nomor ponsel miliknya.

Pun ia mengatakan merpatinya merupakan simbol perdamaian dan India harus "menahan diri untuk mengorbankan burung-burung yang tidak berdosa."

Ini bukan pertama kalinya pemerintah India menangkap merpati yang terbang dari Pakistan dan disinyalir sebagai ancaman.

Sebelumnya pada Mei 2015, seekor merpati putih ditangkap setelah hinggap di desa dekat perbatasan. Kemudian pada Oktober 2016, India juga menahan merpati dengan tuduhan mengancam perdana menteri India.

Wilayah Kashmir yang diklaim oleh Pakistan dan India disebutkan kerap menjadi tempat baku tembak antara pasukan militer dua negara yang telah bersitegang sejak 1971 tersebut.