Wabup Paluta Ditangkap, Diduga Terlibat Amplop Serangan Fajar untuk Istrinya

Selasa, 16 April 2019 – 22:30 WIB

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : Humas Polri)

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : Humas Polri)

JAKARTA, REQnews - Serangan fajar masih menjadi momok. Polri merilis penangkapan terhadap 14 orang yang diduga akan melakukan serangan fajar alias memberikan uang untuk terpilih dalam pemilu. Dalam penangkapan itu disita 205 amplop yang berisi uang Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu.

Salah satu yang ditangkap merupakan Wabup Padang Lawas Utara (Paluta). Diduga dia merupakan orang yang memerintahkan serangan fajar tersebut. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, awalnya ditangkap 4 orang dalam sebuah mobil kijang. Dalam mobil itu disita 87 amplop, tiap amplop berisi uang Rp 200 ribu Dan sebuah kartu nama caleg Partai Gerindra berinisial MS.

"4 orang itu diperiksa," ujarnya.

Dari empat orang yang berinisial, SH, MH, FI dan R, diketahui bahwa amplop tersebut diberikan oleh FH. Petugas lantas mendatangi rumah FH di jalan S.M. Raja Lingkungan I, Pasar Gunung Tua, Padang Bolak.

"Di sana sedang Ada 10 orang," jelasnya.

Karena ditemukan adanya 118 amplop berisi uang Rp 150 ribu hingga Rp 300 tiap amplop ya, maka 10 orang tersebut juga ditangkap. Mereka berinisial FH, AAS, SKS, KAS, H, HS,IH, MLS dan HH.

"Dalam penangkapan itu juga ditemukan stempel Partai, printer dan sebagaian," jelasnya.

Yang menarik, HH merupakan wakil bupati Padang Lawas Utara (Paluta) sekaligus suami dari caleg MS. Diduga ratusan amplop itu akan digunakan untuk memenangkan istrinya.

"Untuk yang tertangkap telah ditetapkan sebagai tersangka," ucapnya. (*/Rid)