Ngeri! Polri Ungkap 35 Kasus Money Politics

Selasa, 16 April 2019 – 19:30 WIB

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : Humas Polri)

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : Humas Polri)

JAKARTA, REQnews - Kasus money politics atau yang lebih dikenal sebagai serangan fajar mencapai titik mengkhawatirkan. Polri memastikan telah ada 35 Kasus money politics yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Kasus money politics itu tersebar di, Jakarta Pusat, Semarang, Gorontalo, Cianjur, Singkawang, Halmahera, Boyolali, Bantul, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo Utara, Tidore, Palu, Bekasi, Jakarta Selatan, Bulukumba, Kupang dan Sumbawa.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dari 34 kasus itu, 3 kasus telah naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

"Prosesnya dari Panwaslu nanti diserahkan ke Gakkumdu," katanya.

Setelahnya diserahkan ke Gakkumdu, maka dimiliki waktu 14 hari hingga ke pelimpahan Tahap 2.

"Semua sedang bekerja," terangnya di kantor Divhumas Polri hari ini.

Kemungkinan kasus money politics ini akam terus bertambah. Sebab, semua petugas masih bekerja untuk mencegah terjadinya serangan fajar.

"Ya bisa bertambah," ujarnya. (*/Rid)