Mulai Lid, Polri Siap Usut Intimidasi Diskusi 'Pemberhentian Presiden'

Minggu, 31 Mei 2020 – 02:03 WIB

Polri siap usut intimidasi diskusi 'pemberhentian presiden'

Polri siap usut intimidasi diskusi 'pemberhentian presiden'

JAKARTA, REQnews - Polri siap mengusut intimidasi terhadap panitia dan narasumber diskusi bertema pemberhentian presiden di Yogyakarta. Tetapi, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyebutkan hingga kini belum ada laporan, tetapi sudah melakukan penyelidikan (lid).

"Polri telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap tindakan pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat masyarakat yang dijamin undang-undang," ujar Argo di Jakarta, Sabtu 30 Mei 2020.

Intimidasi itu dikabarkan diterima mahasiswa pelaksana dan narasumber diskusi soal pemberhentian presiden yang dilakukan melalui jaringan internet.

Rencana diskusi mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) menurut dekan fakultas itu, Prof. Sigit Riyanto, berujung pada ancaman pembunuhan.

Menurut Sigit, ancaman itu muncul satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan diskusi, yang rencananya digelar pada 29 Mei 2020.

Sigit mengungkapkan berbagai teror dan ancaman mulai dilakukan serentak kepada pembicara, moderator hingga narahubung acara tersebut. Begitu juga terhadap ketua kelompok studi CLS.

Bentuk ancaman yang diterima beragam, mulai dari pengiriman pemesanan ojek daring ke kediaman penerima teror, teks ancaman pembunuhan, telepon, hingga adanya beberapa orang yang mendatangi kediaman mereka.