Suami Sering di Luar, Istri Tertangkap Gituan dengan 2 Pria di Dapur

Minggu, 31 Mei 2020 – 07:32 WIB

Suami Sering di Luar, Istri Tertangkap Basah Gituan dengan 2 Pria di Dapur

Suami Sering di Luar, Istri Tertangkap Basah Gituan dengan 2 Pria di Dapur

JAMBI, REQnews - Setelah kasus ibu guru dan pemulung di Temanggung, kini kejadian serupa kembali terjadi di Jambi. Motifnya sang istri kurang puas dengan servis dari suaminya.

Perzinahan ini dilakukan oleh wanita berinisial SD (48) warga Nilo Dingin, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi. Ia tertangkap basah oleh warga, saat bersama dua lelaki berinisial PN dan YD di rumahnya. 

Mereka diciduk saat hendak bersetubuh pada Senin 25 Mei 2020 dini hari. Parahnya saat penggerebekan tersebut, suami SD yang berinisial HM (47) sedang tidak berada di rumah.

Sesuai informasi yang beredar, SD memilih main serong karena sudah bosan atau tidak lagi tertarik dengan suaminya. Ia pun diketahui sudah sering melakukan hubungan suami istri, baik dengan PN maupun YD.

Menurut penjelasan Kapolsek Lembah Masurai Iptu Sitepu melalui Kanit Reskrim Aipda Adi Arianto saat digerebek warga memang ketiganya tidak sedang melakukan hubungan badan.

Namun setelah diperiksa dan diinterogasi, ketiganya mengaku memang berniat untuk berhubungan badan, namun keburu digerebek warga.

Setelah itu, warga menghubungi HM. HM akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
 
"Dari hasil pemeriksaan diketahui jika SD sudah menjalin hubungan dengan PN sejak 2016 lalu, dan telah 11 kali melakukan hubungan suami istri saat HM tidak berada di rumah. Mereka melakukannya di luar rumah, tepatnya di belakang dapur," ujar Adi.

Sementara dengan YD, ia mengakui baru melakukan hubungan gelap selama satu bulan terakhir ini. Mereka pun telah melakukan hubungan suami istri sebanyak dua kali di tempat yang sama.

"Dengan kejadian tersebut, pelaku menyatakan penyesalan dan ingin bertaubat," kata Adi.

Atas kasus tersebut, ketiga pelaku bisa dikenakan pasal 284 KUHP, yang mana pelaku tindak pidana perzinahan diancam pidana kurungan penjara paling lama Sembilan bulan. (Bins)