IFBC Banner

Menikah di Rumah Ibadah Sudah Dibolehkan, Asal..?

Minggu, 31 Mei 2020 – 16:05 WIB

Menikah di masjid (Foto:Istimewa)

Menikah di masjid (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Bagi mereka yang sudah berencana mengelar pernikahan, kini Menteri Agama Fachrul Razi telah mengeluarkan aturan terkait penyelenggaraan akad nikah di rumah ibadah selama masa pandemi virus corona Covid-19.

Dalam Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 itu, akad nikah dapat kembali digelar di rumah ibadah dengan aturan-aturan yang disesuaikan karena pandemi virus corona.

"Peserta yang hadir maksimal 20 persen dari kapasitas ruang dan tidak boleh lebih dari 30 orang," kata Fachrul Razi, Sabtu 30 Mei 2020.

Selain itu, peserta yang menghadiri akad nikah di rumah ibadah pun harus dipastikan dalam kondisi sehat dan negatif virus corona. Dia juga meminta agar pelaksanaan akad nikah dilakukan dengan waktu yang singkat dan efisien.

"Pertemuan dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin," ucap Fachrul.

Surat Edaran Nomor 15 tahun 2020 ini dikeluarkan menyusul rencana pemerintah untuk menerapkan new normal atau tatanan kehidupan baru di masa pandemi corona.

Pemerintah ingin masyarakat dapat kembali melaksanakan kegiatan peribadatan di rumah ibadah namun tetap aman dari penyebaran virus corona.

Kendati begitu, Fachrul menjelaskan rumah ibadah dapat menggelar kegiatan berjamaah apabila mengantongi Surat Keterangan (SK) Rumah Ibadah Aman Covid-19 dari Ketua Gugus Tugas Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan.

SK tersebut didapat apabila kawasan/lingkungan sekitar rumah ibadah berada di zona aman Covid-19.