Beginilah Nasib WNI yang Promosikan Terorisme dan Rencanakan Culik PM Malaysia

Rabu, 17 April 2019 – 09:00 WIB

FOTO: Istimewa

FOTO: Istimewa

JAKARTA, REQNews - Bernama, sebuah agen berita di Malaysia, memberitakan seorang warga negara Indonesia dan dua mantan tentara Malaysia dipenjara lantaran mempromosikan terorisme, Senin (15/4/2019).

Selain itu, ketiga orang tersebut juga merencanakan melakukan penculikan terahdap Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan sejumlah menteri lainnya. 

Warga negara Indonesia yang ditangkap oleh aparat keamanan Malaysia bernama Ali Saifuddin. Pria berusia 31 tahun itu bekerja sebagai teknisi dan berstatus penduduk tetap Malaysia. Sedangkan dua orang Malaysia lainnya bernama Nor Azmi Jailani dan Mohd Yusri Mohamed Yusof. 

Ali dijatuhi hukuman penjara 12 tahun. Sedangkan dua warga Malaysia mendapat hukuman masing-masing 8 tahun penjara. 

Majelis hakim telah menyatakan ketiga orang tersebut bersalah atas dakwaan mencoba melarikan diri dari tahanan. Mereka ditangkap pihak kepolisian pada April 2015. 

Sebagaimana dikutip dari Bernama, “Ketiga lelaki itu, menurut bukti, berpartisipasi dalam diskusi dengan seorang putra mantan militan Negara Islam di Irak dan kelompok teroris Suriah (ISIS) untuk menculik empat mantan menteri termasuk Najib, sebagai pertukaran bagi mereka yang ditangkap berdasarkan undang-undang keamanan Malaysia.” (Prazz)