H-1, Bawaslu Temukan 25 Kasus Dugaan Politik Uang

Selasa, 16 April 2019 – 19:00 WIB

FOTO: Istimewa

FOTO: Istimewa

JAKARTA, REQNews - Selama masa tenang, Satgas Antipolitik Uang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menangani 25 kasus dugaan politik uang di 13 provinsi.

“Provinsi dengan tangkapan paling banyak ada di Jawa Barat dan Sumatera Utara dengan kasus sebanyak 5 kasus," kata anggota Bawaslu M Afifuddin di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Lebih lanjut ia memerinci semua kasus itu. sebanyak 22 kasus ditangani panitia pengawas pemilu. Sedangkan 3 kasus lainnya ditangani pihak kepolisian terlebih dahulu. Ketiga kasus tersebut ditemukan di Karo, Sumatera Utara; Purworejo, Jawa Tengah dan Papua.

Mengenai barang bukti kasus dugaan politik uang, Afifuddin mengatakan, bentuknya beragam. Namun temuan uang yang paling banyak terdapat di Tiga Binanga, Karo, Sumatera Utara yang mencapai 190 juta Rupiah. Namun di tempat lainnya, ditemukan barang bukti berupa deterjen hingga sembako. 

Afifuddin menegaskan, penindakan politik uang di masa tenang dilakukan kepada pelaksana, peserta dan/ atau tim kampanye. Namun penindakan akan lebih luas pada hari pelaksanaan pemilu, yaitu 17 April 2019. Siapa pun yang terlibat akan ditindak. 

Satgas Antipolitik Uang Bawaslu bukan hanya mencegah, namun juga pengawasan dan penindakan di lapangan. (Prazz)