Jika New Normal Gagal, Hal Mengerikan Ini Bakal Terjadi

Minggu, 31 Mei 2020 – 20:07 WIB

Ilustrasi penerapan new normal

Ilustrasi penerapan new normal

JAKARTA, REQnews - Rencana Presiden Joko Widodo menerapkan new normal atau penormalan baru dengan mengajak masyarakat hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19 terus mendapat sorotan tajam publik.

Tak sedikit pihak yang meragukan new normal ini akan berhasil, namun banyak juga yang mendukungnya untuk pemulihan kembali ekonomi dalam negeri. Lalu, bila new normal ini gagal, apa yang akan terjadi pada Indonesia?

Menjawab hal tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berkata ada dua konsekuensi di balik penerapan new normal, yakni pemulihan kehidupan berkelanjutan jika berhasil dan terjadinya gelombang kedua penularan Covid-19.

"Siapapun jangan meremehkan potensi ancaman ini, sehingga kepatuhan pada protokol kesehatan bersifat mutlak," kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 31 Mei 2020.

Menurutnya, dua konsekuensi itu sangat bergantung pada perilaku masyarakat. Adapun peran pemerintah bersama aparat di ruang publik hanyalah faktor pendukung. Bamsoet menegaskan, seluruh warga Indonesia harus serius mencegah kegagalan new normal ini dengan tekad yang kuat.

"Sukses normal baru menjadi pertanda keberhasilan masyarakat memutus rantai penularan Covid-19. Sebaliknya, jika gagal, semua harus bergerak mundur lagi karena bergulat memerangi gelombang kedua penularan," ujarnya.

Ia mengambil contoh bagaimana penularan gelombang kedua terjadi di Korea Selatan setelah dua minggu menerapkan new normal sejak 6 Mei 2020 lalu. Akhirnya, karena jumlah pasien positif kembali bertambah, pemerintah Korsel harus melakukan pembatasan sosial lagi selama dua pekan mulai 29 Mei hingga 14 Juni 2020.