Nah Lho! Langsung Dikremasi, RS Sebut Pasien Belum Meninggal

Senin, 01 Juni 2020 – 10:32 WIB

Ilustrasi proses kremasi (Foto:Istimewa)

Ilustrasi proses kremasi (Foto:Istimewa)

AHMEDABAD, REQNews - Devrambhai Bhisikar dirawat di rumah sakit sipil Ahmedabad pada 28 Mei 2020 setelah ia mengalami gejala virus corona atau COVID-19, dan rumah sakit mengabarkan Devrambhai meninggal pada hari berikutnya.

Dilansir dari indiatoday, 31 Mei 2020, kabar itu disampaikan melalui telepon dari rumah sakit. Pihak keluarga diminta bersiap-siap untuk menjemput dan melakukan kremasi.

Dokter Shashank J Pandya dari rumah sakit sipil Ahmedabad mengatakan bahwa ketika pasien dibawa ke rumah sakit, gula darahnya adalah 500 dan dia mengalami kesulitan bernapas yang menyebabkan kematiannya.

Mayatnya pun diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikremasi. Dalam keadaan terbungkus kantong mayat. Keluarga tidak membukanya, sesuai prosedur pemakaman COVID-19.

Keesokan harinya, pada 30 Mei 2020, datang lagi telepon dari rumah sakit yang sama. Penelepon mengabarkan bahwa pasien Covid-19 atas nama Devrambhai Bhisikar terus membaik.

Kerabat Devrambhai, Nileshbhai, mengatakan bahwa keluarga itu masih bingung apakah orang yang mereka cintai masih hidup atau tidak.

Bahkan, Nileshbhai mengatakan bahwa ketika keluarga itu menghubungi rumah sakit pada 30 Mei setelah menerima panggilan telepon tentang kesehatan Devrambhai yang membaik, mereka diberitahu bahwa panggilan yang dilakukan kepada mereka bisa saja merupakan kesalahan dari staf rumah sakit dan bahwa anggota keluarga mereka memang meninggal pada 29 Mei.

Keluarga memanggil rumah sakit untuk kedua kalinya dan diberitahu bahwa sampel Devrambhai telah kembali negatif untuk Covid-19 dan kesehatannya membaik.

Kerabat pasien jadi bingung. Apakah anggota keluarga mereka sudah membaik? Lalu, siapa mayat yang dikremasi kemarin?