Diculik Selama 20 Tahun oleh Pacar Ibu, Rosalynn Melahirkan 9 Anak

Senin, 01 Juni 2020 – 17:05 WIB

Henri Piette Menculik anak kekasihnya hingga memiliki 9 anak (Foto:Daily Mail)

Henri Piette Menculik anak kekasihnya hingga memiliki 9 anak (Foto:Daily Mail)

AMERIKA, REQNews - Seorang wanita yang diculik oleh kekasih ibunya pada saat usia 11 tahun telah mengungkapkan bagaimana ia berhasil melarikan diri dengan dibantu oleh pasangan yang dikenalnya di supermarket.

Dilansir dari metro.co.uk, Rosalynn McGinnis, kini berusia 33 tahun, diculik dari sekolah oleh Henri Piette, 65, dan dibawa ke Meksiko, di mana ia kemudian memaksanya untuk 'menikah' dengannya dan menjadi ayah dari sembilan anak bersamanya.

Selama hampir dua dekade, dia berulang kali dilecehkan secara fisik dan seksual dan tinggal di tenda kotor, tidak terdeteksi oleh otoritas AS.

Rosalynn yang berusia 32 tahun, anak sulungnya berusia 17 tahun, anak bungsunya 4 tahun, dan dia telah hidup dalam mimpi buruk selama dua dekade.

Mimpi buruk Rosalynn berakhir setelah sebuah pasangan mengobrol dengannya di pusat perbelanjaan. Pasangan itu merasakan ada sesuatu yang tidak beres setelah melihat anak-anak Rosalynn yang kekurangan gizi.

Perbedaan usia antara Rosalynn dan Piette, yang saat itu berusia 62 tahun, juga menarik perhatian.

Pasangan itu mulai mengajukan lebih banyak pertanyaan dan mengetahui bahwa Rosalynn, yang dikenal sebagai Stephanie pada saat itu, baru berusia 15 tahun ketika dia melahirkan anak pertamanya.

Piette tahu keluarga itu telah mencurigainya, sehingga memaksa Rosalynn untuk pindah lokasi. Beruntung pasangan itu melacaknya dan mengatakan kepadanya bahwa mereka akan membantu.

Pada bulan Juli, anak tertua Rosalynn meninggalkan rumah sendirian.

Ketika Piette pingsan karena minum, Rosalynn mengumpulkan anak-anaknya yang tersisa, dan melarikan diri ke rumah pasangan yang berniat membantunya.

Pasangan itu benar-benar memberikan pertolongan. Mereka bahkan menemukan catatan di internet bahwa Rosalynn adalah anak yang hilang. Jadi mereka membawanya ke perlindungan AS di Meksiko.

Namun Piette berhasil kabur. Butuh satu tahun hingga akhirnya ia dilacak, dan ditangkap di Dallas di mana ia didakwa.

Piette menolak klaim Rosalynn dan mengatakan bahwa dia tidak pernah memperkosanya dan bahwa dia "bercinta" dengan istrinya.

Kasus ini akhirnya disidangkan pada tahun 2019, dan lebih dari tujuh hari, pengadilan menguraikan kengerian penuh atas apa yang dialami Rosalynn.

"Lebih dari dua dekade Piette mengendalikan korban dengan kekerasan ekstrem, ancaman, dan pelecehan seksual terhadap dia dan anak-anaknya," kata jaksa penuntut.

Piette telah dinyatakan bersalah atas penculikan dan bepergian dengan maksud untuk melakukan tindakan seksual dengan remaja pada Juni 2019.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Februari 2020, karena penculikan, ditambah 30 tahun karena bepergian dengan maksud untuk melakukan tindakan seksual dengan seorang remaja. Rosalynn sekarang tinggal di Missouri bersama anak-anaknya.