REQNews.com

Giliran London dan Berlin Ikut Protes Kasus George Floyd

News

Senin, 01 Juni 2020 - 23:34

Demo tewasnya George Floyd (Foto:Istimewa)Demo tewasnya George Floyd (Foto:Istimewa)

LONDON, REQNews – Ratusan orang di London dan Berlin turun ke jalan untuk mengecam kebrutalan polisi di Amerika Serikat (AS). Kini aksi protes kematian George Floyd telah melebar hingga ke beberapa belahan dunia lain.

Teriakan “Tanpa keadilan, tanpa kedamaian” terdengar di ibu kota Inggris, Minggu, 31 Mei 2020, ketika para demonstran berbaris menuju kedutaan AS di London. Beberapa demonstran sempat berhenti di Lapangan Trafalgar dan berlutut, meniru gerakan bintang NFL Colin Kaepernick.

“Sangat kuat bahwa orang keluar dan tidak hanya duduk. Ini bukan hanya masalah kulit hitam, ini adalah masalah manusia,” kata Scott, salah seorang pengunjuk rasa yang dilansir Russia Today.

Namun, aksi di London jauh lebih tidak kejam daripada di AS. Polisi Metropolitan melakukan lima penangkapan, dengan dua orang ditahan karena menyerang para petugas, dan tiga lainnya karena melanggar pedoman pembatasan akibat Covid-19.

Sementara itu, di ibu kota Jerman, kerumunan pengunjuk rasa juga berkumpul di luar kedutaan AS di berlin. Mereka memegang atribut bertuliskan: “Keadilan untuk George Floyd,” dan “Mari kita bernafas”.

“Saya berjanji bahwa masa depan anak kulit hitam saya yang cantik tidak akan mati karena saya tidak melakukan apa-apa saat ini, karena saya menghabiskan lebih banyak waktu untuk menangis dan mengeluh dan memposting daripada saya mengambil tindakan nyata,” kata salah satu demonstran melalui megafon.

George Floyd, 46, meninggal Senin, 25 Mei 2020, saat penangkapan polisi di Minneapolis. Rekaman yang beredar di dunia maya, menunjukkan seorang petugas polisi kulit putih menkan leher Floyd ke aspal dengan lututnya, sambil mengabaikan permohonan Floyd bahwa dia tidak bisa bernafas.

Jutaan orang yang melihat video di berita dan di media sosial itu, tidak membenarkan tindakan polisi. Ribuan orang turun ke jalan-jalan di AS di kota-kota seperti Minneapolis, New York, Atlanta, Portland, Chicago dan banyak lainnya.

Tetapi protes dengan cepat berubah menjadi kerusuhan, dengan sejumlah orang menghancurkan properti, membakar kendaraan polisi, dan penjarahan besar-besaran berlangsung selama beberapa malam berturut-turut.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.