Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

8 Kali Beraksi di Bali, Akhirnya Jaringan Curanmor Asal Lombok Dibekuk

Rabu, 17 April 2019 – 12:30 WIB

(Foto:alphatechservices.org.in)

(Foto:alphatechservices.org.in)

BALI, REQNews - Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan, S.IK. SH.MH. Didampingi Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya dan Kanit Reskrim Iptu Hadimastika, K.P. S.IK. MH mengungkapkan Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil mengamanan Jaringan pelaku Curanmor Asal Lombok Tengah yang sudah beraksi di wilayah Denpasar dan sekitarnya di 8 (delapan) TKP, Selasa (16/4/2019). 

Pelaku bernama Jumerep (29) asal lombok Tengah yang bekerja sebagai Buruh dan pelaku kedua bernama Rozi Saputra (18) seorang penjual Bakso keliling, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban berinisial TM yang kehilangan sepeda motor pada Rabu (13/3/2019) sekira 01.00 Wita di jalan Pulau Enggano No 42 Pedungan Denpasar Selatan, usai korban membuang sampah dengan sepeda motor kemudian diletakan di halaman belakang kosan sedangkan surat kendaraan ditaruh dibawah jok Sepeda Motor. 

“Setelah melakukan penyelidikan tim berhasil mendapatkan informasi bahwa ada transaksi jual beli sepeda motor dan kami dapat mengamankan dua pelaku curanmor tersebut yang salah satunya residivis curanmor,” Kata Kapolresta Denpasar Ruddi Setiawan. 

Pelaku berhasil diamankan pada kamis 11 April 2019 di Jalan Pulau Saelus Gang Mawar denpasar selatan dan dalam melakukan aksinya pelaku menggunakan alat berupa kunci leter T dan sebuah obeng untuk merusak rumah kunci kontak sepeda motor dan setelah dirusak pelaku akan melarikan sepeda motor tersebut. 

Barang bukti yang polisi sita saat ini berupa enam sepeda motor merk scopy sebanyak lima unit dan satu unit honda vario sedangkan barang bukti lainya masih dalam pengembangan polisi. 

“Kami menghimbau kepada masyarakat bagi yang kehilangan sepeda motor sesuai dengan Tkp tersebut agar menghubungi Polsek Denpasar selatan, “ungkap Kasatgas CTOC polda Bali dan pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan di ancam dengan pidana paling lama tujuh tahun penjara pungkasnya. (nls)