Terungkap, Para Pelaku Korupsi Jiwasraya Pakai Samaran

Kamis, 04 Juni 2020 – 09:03 WIB

Jiwasraraya (Foto:Istimewa)

Jiwasraraya (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Di persidangan terungkap, enam terdakwa dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (AJS) Persero menggunakan nama samaran.

Keenam terdakwa tersebut adalah Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro; Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat; Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo; Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan; dan Direktur Utama PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

Mereka menggunakan sejumlah nama samaran dalam pengaturan investasi saham AJS. Hal itu untuk mengaburkan identitas saat berkomunikasi via WhatsApp.

Syahwirman menggunakan nama Mahmud. Rudi untuk panggilan Hary Prasetyo. Panda atau Maman digunakan oleh Joko Hartono Tirto. Terdakwa Hery Hidayat adalah Pak Haji dan nama samaran untuk Hendrisman Rahim disepakati adalah Chief

"Transaksi saham-saham tersebut sudah diatur dengan mengabaikan administrasi pendukung. Komponen itu disebut hanya bersifat formalitas untuk memenuhi standar operasional prosedur (SOP) PT AJS," kata jaksa penuntut umum Bima Suprayoga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 3 Juni 2020.

Keenam terdakwa disebut telah merugikan negara Rp16,8 triliun. Perbuatan itu juga telah membuat sejumlah pihak memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Perbuatan keenamnya dianggap melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.