Siram Enam Anjing, Aris Dituntut 4 bulan Penjara

Kamis, 04 Juni 2020 – 06:33 WIB

Ilustrasi anjing disiram soda api

Ilustrasi anjing disiram soda api

JAKARTA, REQnews - Didakwa menyiram soda api ke enam anjing peliharaan, Aris Tangkalebi Pandin (57), dituntut agar dijatuhi pidana penjara selama 4 bulan dan denda Rp 2 juta.

Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum Andri di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 3 Juni 2020.

Dia dinilai telah terbukti melanggar Undang-Undanng Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Andri menyebutkan terdakwa mengajukan pembelaan atau pledoi terkait tuntutan yang dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu.

Acara sidang tuntutan tuntutan itu dihadiri pelapor, Natha Satwa Nusantara yang melaporkan terdakwa atas penganiayaan hewan pada November 2019 ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Dalam sidang dakwaan Aris Tangkalebi Pandin dijerat dua dakwaan alternatif. Dakwaan pertama, Aris terancam hukuman 6 bulan penjara tentang penganiayaan dan/atau menyalahgunakan hewan sehingga mengakibatkan cacat dan/atau tidak produktif seperti tertuang dalam pasal 91 B ayat (1) jo. pasal 66 A ayat (1) UU RI Nomor 41/2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 18/2009.

Selanjutnya pada dakwaan kedua, Aris dijerat dengan pasal 302 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman kurungan 9 bulan tentang penganiayaan hewan yang menyebabkan kematian.

Aris ditetapkan menjadi tersangka setelah melakukan penyiraman soda api terhadap 6 anjing milik adik iparnya, Jelli yang tinggal satu rumah dengannya di kawasan Kramat, Jakarta Pusat, pada November 2019.

Kasus tersebut ditangani dan dilaporkan oleh komunitas Natha Satwa mengenai penganiayaan hewan.