Jaksa Jerat Tersangka Pembunuh George Floyd dengan Tuntutan Tingkat 2

Jumat, 05 Juni 2020 – 03:01 WIB

Pembunuh George Floyd didesak pasal pembunuhan tingkat pertama, jaksa siapkan tingkat kedua

Pembunuh George Floyd didesak pasal pembunuhan tingkat pertama, jaksa siapkan tingkat kedua

MINNEAPOLIS, REQnews - Di tengah gelombang protes atas kematian warga berkulit hitam, George Floyd dan tekanan untuk menerapkan pasal pembunuhan tingkat pertama, Kejaksaan Negara Bagian Minnesota, Amerika Serikat, berusaha mencari celah agar polisi kulit putih Derek Chauvin yang menyebabkan tragedi itu bisa dijerat dengan pembunuhan tingkat dua.

Kini Derek dan tiga anggota kepolisian lainnya masih menerapkan pembunuhan tingkat tiga atas tindakannya menekan leher Floyd dengan lutut Chauvin sehingga tewas kehabisan nafas.

Tetapi, pengunjuk rasa meminta Chauvin didakwa dengan pasal pembunuhan tingkat pertama yang sanksi hukumannya paling berat.

Maka seperti disampaikan Senator Amy Klobuchar, jaksa setempat akan meningkatkan tuntutan terhadap Derek menjadi pembunuhan tingkat dua.

Jika Chauvin dan kawan-kawan hanya dikenakan pembunuhan tingkat tiga berarti dia melakukannya tanpa sengaja sehingga menghilangkan nyawa Floyd. Di Minnesota hukumannya maksimal 25 tahun penjara.

Sedangkan jika dijerat dengan pembunuhan tingkat dua Chauvin bisa dihukum penjara hingga selama 40 tahun. Sebab, pasal itu menghukum pelaku yang disengaja menghilangkan nyawa orang lain tetapi tidak direncanakan.

Sementara pembunuhan tingkat pertama diterapkan jika pelaku merencanakan dan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain. Maka, hukumannya adalah di penjara seumur hidup.

Tetapi kesulitan jaksa adalah harus membukti bahwa Chauvin memang merencanakan sejak lama untuk membunuh Floyd.