Bandar dengan Vonis Mati Dipindah ke Nusakambangan, Siap Dieksekusi?

Sabtu, 06 Juni 2020 – 06:02 WIB

Ilustrasi bandar narkoba dengan vonis mati dipindah ke Nusakambangan

Ilustrasi bandar narkoba dengan vonis mati dipindah ke Nusakambangan

CILACAP, REQnews - Sebanyak 10 bandar narkoba yang divonis hukuman mati dari sejumlah lembaga pemasyarakatan (LP) di DKI Jakarta dan Banten dipindahkan ke LP Batu dan LP Karanganyar di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka bersama 31 bandar narkoba lainnya akan ditempatkan di penjara dengan pengamanan super maksimum.

"Pemindahan itu berdasarkan penilaian yang Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi DKI Jakarta maupun Kemenkumham Provinsi Banten. Dari penilaian itu, ada sejumlah narapidana yang dikategorikan sebagai bandar narkoba," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Reynhard Silitonga, Jumat 5 Juni 2020.

Selain 10 bandar yang dihukum mati, mereka yang dipindahkan juga terdapat 11 bandar yang divonis hukuman penjara seumur hidup dan selebihnya bandar yang hukumannya lebih ringan lagi. Seluruhnya ada 41 bandar.

Pemindahan itu menurut Reynhard merupakan komitmen Ditjen Pemasyaratan Kementerian Hukum dan HAM untuk menempatkan para bandar di penjara dengan pengawasan super maksimum.

Ini baru tahap awal, karena semua bandar yang sudah mendapat vonis berkekuatan hukum tetap akan dipindahkan ke penjara tersebut.

Menurut Reynhard hal itu untuk mengurangi peredaran narkoba di Indonesia.