NGERI! Ternyata, Hotman Paris Pernah Hendak Bunuh Diri

Rabu, 17 April 2019 – 22:30 WIB

Searah jarum jam : Hotman, Dita Soedarjo, Angela Tee, Benny Janah dan Melaney Ricardo (Foto : ist.)

Searah jarum jam : Hotman, Dita Soedarjo, Angela Tee, Benny Janah dan Melaney Ricardo (Foto : ist.)

JAKARTA, REQnews - Pengacara nyentrik dan kondang, Hotman Paris Hutapea, mengaku pernah hampir bunuh diri kala bekerja di Bank Indonesia. Mengapa? Ia akhirnya disadarkan hanya karena gara-gara suara tawa tukang becak.

Pengakuan hendak bunuh diri ini disampaikan oleh Hotman melalui akun youtube resmi "Hotman Paris Show" yang diunggah pada 11 April 2019. Pada video tersebut, Hotman tampak bersama co-host "Hotman Paris Show" Melaney Ricardo, asisten pribadinya Benny Janah, sosialita Dita Soedarjo dan sosialita lainnya, Angela Tee.

Pada sebuah segmen, Dita bertanya kepada Hotman, "Apa sih penyesalan terbesar dalam hidup Bang Hotman? Kalau jadi  seumur Dita yang cuman umur 27, pengalaman masih minim...?!"

"Sebenarnya praktis nggak ada. Karena saya telah mendapatkan apa yang diidamkan oleh seorang laki-laki," jawab Hotman dengan penuh percaya diri.

Karena penasaran, Dita yang juga mantan pacar aktor Denny Sumargo bertanya lagi, "Semua benaran sudah didapatkan? Benar nggak ada?"

Hotma lalu menjawab, "Adalah...,  namanya manusia pasti pernah gagal. Tetapi kegagalan itu berhasil saya atasi kemudian. Waktu saya dulu bekerja di bank Indonesia, saya hampir bunuh diri minum baygon!"

Mendengar itu, Dita, Melaney dan Angela kaget. Sedangkan Benny tampak biasa saja karena sudah pernah mendengarkan pengakuan Hotman tersebut.

"Kenapa mau bunuh diri?" tanya Dita lagi dengan penuh rasa heran.

"Karena saya melihat masa depan saya tidak ada di situ (Bank Indonesia), sementara aku sempat meninggalkan kantor pengacara raksasa (di Australia), tetapi berhasil kemudian saya membalikkan lembaran hidup saya menjadi sukses. Jadi tidak ada penyesalan!" beber Hotman.

Konon, ayah tiga anak ini batal bunuh diri lantaran hal sepele. Ketika ia hendak menenggak minuman beracun tersebut di rumahnya, tiba-tiba ia mendengarkan suara dan tawa cekikikan tukang becak di luar rumahnya dan suara mereka sangat jelas. Hotman tersadarkan karena tukang becak yang dianggapnya miskin itu bisa senang dan bahagia padahal dirinya bekerja di sebuah lembaga bergengsi, Bank Indonesia.

"Lho tukang becak itu saja bisa ketawa, gua sarjana hukum kerja di bank Indonesia. Akhirnya saya sadar. Saya kemudian keluar dari Bank Indonesia lalu masuk di kantor pengacara internasional dan sekarang berhasil!" pungkas Hotman tanpa merinci waktunya bunuh diri dan di mana ia bekerja setelah keluar dari Bank Indonesia.(*)