Survei: 85,5 Persen Orang Tua Takut Anaknya Kembali Sekolah

Sabtu, 06 Juni 2020 – 20:02 WIB

Ilustrasi anak sekolah

Ilustrasi anak sekolah

JAKARTA, REQnews - Hasil survei PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengungkap bahwa 85,5 persen orang tua dihantui rasa cemas anaknya kembali ke sekolah, di tengah pandemi corona atau Covid-19.

Sementara dari sisi anak, 65 persen berharap segera bersekolah lagi. Menurut Ketua Umum PB PGRI Prof Unifah Rosyidi, hal tersebut dikarenakan anak sudah terlalu lama di rumah, sehingga mengalami kejenuhan.

"PGRI juga melakukan sejumlah survei terkait dengan harapan orang tua, anak, dan guru terhadap rencana pembukaan sekolah," kata Unifah, Sabtu 6 Juni 2020.

Kemudian, hasil survei juga menunjukkan sebanyak 57 persen guru siap kembali beraktivitas di sekolah, sementara 43 persen ingin mengajar dari rumah saja.

"Hasilnya sangat menarik karena gerakan untuk belajar diirasakan di mana-mana. Pemerintah harus memanfaatkan ini sebagai suatu momentum untuk melakukan pembenahan pendidikan nasional dalam waktu dekat," ujarnya.

Sebagai rekomendasi, PGRI menyarankan agar tahun ajaran baru tetap dibuka dengan menggunakan metode pembelajaran online dari jarak jauh.

Seperti diketahui, tahun ajaran baru dimulai pada pertengahan Juli 2020, tetapi dilaksanakan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam bentuk daring (online) luring (offline) dan campuran keduanya (blended learning) dengan mempertimbangkan beragam aspek.

PGRI juga meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan dan mendengar pertimbangan para ahli untuk siswa kembali masuk sekolah dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan anak, guru dan warga sekolah lainnya.