Israel Tegaskan Yesus Orang Yahudi dan Bukan dari Palestina

Minggu, 07 Juni 2020 – 08:02 WIB

Patung Yesus (Foto:Istimewa)

Patung Yesus (Foto:Istimewa)

ISRAEL, REQNews - Pemerintah Israel melalui akun resmi Twitternya menyangkal kalau Yesus disebut-sebut berasal dari Palestina. Menurut Israel, Yesus adalah orang Yahudi dan tidak terkait dengan kebangsaan.

Dikutip dari The Jerusalem Post, pernyataan resmi Israel ini dikeluarkan saat berdebat di Twitter mengenai asal usul Yesus. Komentar Israel sendiri muncul sebagai tanggapan terhadap sebuah postingan yang dirilis oleh akun satire, yang dijalankan oleh penulis komedi pemenang penghargaan David Javerbaum.

Seperti disitat Middle East Monitor, Jumat 5 Juni 2020, dalam postingannya, akun dengan nama @TheTweetOfGod itu mempertanyakan gambaran umum tradisional Euro-sentris tentang Yesus dengan kulit putih disertai dengan keterangan yang menyatakan: “Privilege tidak mendapatkan jauh lebih putih daripada membuat Palestina era Romawi terlihat seperti ini.”

Referensi tersebut muncul di tengah perdebatan yang berkembang seputar hak istimewa kulit putih sebagai akibat dari pembunuhan rasis seorang Afrika-Amerika, George Floyd oleh polisi di AS.

Israel kemudian merespon akun satire tersebut. “Tuhan: Yesus adalah seorang Palestina. Yesus: Hai Bapak, ingat ketika Anda memberikan pidato tentang nilai-nilai Yahudi di Bar Mitzvah saya?”

Mendengar jawaban itu, akun satire tersebut kembali menulis tweet sindiran. “Yesus sebenarnya tidak berkulit putih.”

Akun resmi Israel yang dikelola Kementerian Luar Negeri mereka lalu membalas. “Hai @TheTweetOfGod, saya adalah akun Twitter resmi Negara Israel dan saya akan secara resmi menanggapi Anda agar dunia melihat dan juga orang-orang Palestina payah.”

Aktivis pro-Israel Aboud Dandachi, seorang pengungsi Suriah yang tinggal di Kanada, ikut berdebat di Twitter. Dia mempertanyakan sebutan orang Palestina payah.

“Tidak ada pejabat Israel yang pernah mengatakan bahwa orang-orang Palestina payah. Israel telah memberi bantuan corona ke Gaza ketika tidak ada orang lain yang bersedia. Orang-orang Palestina dirawat di rumah sakit Israel,” katanya.

Apa yang diperdebatkan belakangan, disebut-sebut memang kerap terjadi. Bukan cuma soal kulit Yesus, asal usulnya pun juga menjadi bahan perdebatan.

Laporan menyebut, penampilan fisik Yesus memang telah diperdebatkan selama bertahun-tahun. Di mana sejumlah narasi Islam menyebut kalau Yesus digambarkan memiliki kulit kemerahan.

“Tempat kelahiran Yesus juga diperdebatkan dan diperebutkan dengan sengit, dengan argumen yang menyatakan bahwa dia berasal dari provinsi Romawi abad pertama Palestina, meskipun dia dilahirkan di Betlehem dan dibesarkan di Nazareth, Galilea,” tulis laporan itu.