Innalillah! TKW di Saudi Meninggal, Diduga Dianiaya Majikan

Minggu, 07 Juni 2020 – 07:33 WIB

Ilustrasi pembunuhan

Ilustrasi pembunuhan

JAKARTA, REQnews - Lagi dan lagi terjadi, Tenaga Kerja Wanita (TKW) meninggal dunia di Arab Saudi karena dugaan penganiayaan oleh majikan. Kasus seperti ini, kerap terjadi dan telah memakan banyak korban.

Kali ini, Padilah Bandi Amir (30, asal Desa Srikamulyan Kecamatan Tirtajaya, Karawang dilaporkan tewas di Damam, Arab Saudi. Pihak keluarga mendapat kabar duka itu dari KBRI Riyadh, pada 3 Juni 2020 lalu.

Namun, sementara ini pihak keluarga belum mau mempercayai kabar tersebut sepenuhnya, karena belum ada dokumen resmi sebagai penguat.

"Saya belum yakin kabar meninggalnya anak saya, karena tak ada dokumen resmi," kata ayah Padilah, Amir, Sabtu 6 Juni 2020.

Terakhir, pihak keluarga berkomunikasi dengan Padilah pada 30 Mei 2020 lalu. Pihak keluarga mengakui, Padilah sering mengeluhkan kekerasan yang diterimanya oleh majikan.

"Sebelum komunikasi terakhir pernah mengeluhkan adanya siksaan. Namun, penyebab meninggalnya tidak jelas," ujarnya.

Sementara Garda Buruh Migran Arab Saudi, Ahyar menuturkan, TKW asal Karawang itu benar meninggal dunia dan menjadi korban pembunuhan. TKW malang itu disebut kerap mendapat siksaan keji dari majikannya.

Ahyar menambah korban bekerja di Damam, Saudi Arabia sudah 1,5 tahun pada majikan sekarang. Diketahui Padilah Bandi Amir diberangkatkan melalui PT Bintang Timur pada 2019 dan dipekerjakan oleh salah satu agency di Arab Saudi.

"Kabar tersebut benar, namun pihak keluarga masih meragukan informasi tersebut," ujar Ahyar.

Garda PMI menjelaskan hasil visum yang dikeluarkan Ministry of Health Dammam atau pihak berwenang Arab Saudi,dengan jelas tertulis nama Padilah Bandi Amir, usia 30 tahun nomor paspor C.3030708 dan nomer id (iqomah) 2465384416, masa berlaku 8/8/1440 Hijriah dengan agency Mehan. Namun demikian keluarga masih belum menyakini keterangan tersebut.