Bidan dan Dukun Diperiksa Terkait Temuan Mayat Bayi di Ditarik Biawak
JAKARTA, REQNews - Polisi terus menyelidiki peristiwa penemuan mayat bayi laki-laki yang ditarik seekor biawak di Desa Pemutaran, Kabupaten Buleleng, Bali. Dalam kasus ini polisi telah meminta keterangan, bidan, dokter praktik, pihak puskesmas hingga dukun beranak.
Kapolsek Gerogak, Kompol I Made Widiana, menambahkan, selain tenaga kesehatan, polisi juga menyisir beberapa indekos di wilayah Gerogak, Buleleng, Bali.
"Kita dari kepolisian sudah melakukan proses penyelidikan. Baik melalui indekos, para bidan dan dukun (beranak) dan anak-anak sekolah. Di situ ada puskesmas, ada bidan, dokter. Kita juga lakukan wawancara, pemeriksaan dan interogasi," kata Kompol Widiana, Kamis, 11 Juli 2020.
Namun hingga hari ini, belum ada titik terang siapa pembuang bayi malang tersebut.
"Kita sudah melakukan penyelidikan pemeriksaan saksi 8 orang. Perkembangan sementara belum ada titik terang terkait itu," ujarnya.
Sebelumnya, warga setempat geger setelah melihat sesosok mayat bayi ditarik biawak. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 7 Juni 2020 lalu sekitar pukul 14.00 Wita.
Saat itu, seorang warga bernama Kadek Suwitra pulang dari pantai. Di tengah jalan dia melihat biawak menarik sesuatu benda dari tumpukan sampah di Jalan setapak yang ada di Banjar Dinas Kembang Sari Desa Pemuetran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
"Karena merasa penasaran langsung mendekati biawak dan terlihat dengan jelas yang ditarik adalah mayat bayi laki laki," kata Iptu Sumarjaya, Senin, 8 Juni 2020.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
