TNI-Polri Gagalkan Warga Halangi Ambulans Pembawa Jenazah Pasien Covid-19

Jumat, 19 Juni 2020 – 17:31 WIB

Ilustrasi pemakaman jenazah COVID-19 (Foto:Istimewa)

Ilustrasi pemakaman jenazah COVID-19 (Foto:Istimewa)

MAKASSAR, REQNews – Kembali terjadi aksi penghadangan di Makassar terhadap ambulans yang membawa jenazah pasien Covid-19. Namun kali ini penghadangan itu berhasil digagalkan TNI-Polri pada Jumat dini hari, 19 Juni 2020.

Kapolsek Mariso AKP Ahmad Yulias mengatakan, almarhum awalnya masuk rumah sakit pada 14 Mei 2020 dengan keluhan sesak nafas.

“Namun setelah dilakukan pemeriksaan berdasaan hasil tes swab didiagnosa positif Covid-19 dan endeman paru-paru hingga meninggal malam tadi,” kata Kapolsek, JUmat, 19 Juni 2020.

Pada awalnya keributan terjadi pada saat proses pemulasaran jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Siloam Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pasien yang meninggal diduga pengurus sepak bola dan dosen salah satu perguruan tinggi negeri dengan diagnosa positif Covid-19 endeman paru-paru berdasarkan hasil swab.

Namun, puluhan kerabat almarhum menghadang mobil ambulans lantaran enggan menerima hasil swab, sehingga terjadi adu argumen.

Mereka menilai pihak rumah sakit baru mengeluarkan hasil tes swab almarhum positif Covid-19 setelah dia wafat.

Namun penghadangan ini tak berujung lama lantaran aparat gabungan TNI–Polri sigap melakukan blokade. Hingga dilakukan mediasi antara perwakilan keluarga dengan pihak rumah sakit disaksikan aparat TNI-Polri dan menemui titik temu dimana keluarga jenazah menerima secara ikhlas.

Petugas selanjutnya melakukan proses pemulasaran jenazah untuk diberangkatkan ke pemakaman khusus sesuai protokol Covid-19 di wilayah Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pengawalan ketat dilakukan aparat kepolisian dan TNI untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.