Staf RS di Tapanuli Ini Beri Jasa Pemalsuan Hasil Tes Covid-19

Senin, 29 Juni 2020 – 09:34 WIB

Ilustrasi Hasil Tes Covid-19 (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Hasil Tes Covid-19 (Foto:Istimewa)

TAPANULI TENGAH, REQNews - Polisi ringkus pelaku pemalsuan surat hasil rapid test coronavirusdisease 2019 (Covid-19). Mereka adalah dua oknum aparatur sipil negara (ASN) staf rumah sakit dan seorang perawat

Sat Reskrim Polres Sibolga, Sumatra Utara menangkap kedua oknum tersebut yakni pria berinisial MAP (30) perawat Klinik Yakin Sehat dan seorang wanita berinisial EWT (49), ASN staf di Rumah Sakit Umum (RSU) Pandan Tapanuli Tengah.

Kasubag Humas Iptu R Sormin membenarkan penangkapan itu. Namun kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), sebab dugaan pemalsuan rapid test dilakukan di wilayah Tapteng.

"Dugaan pemalsuan tersebut dilakukan di Sibuluan Nalambok Kecamatan Sarudik Tapanuli Tengah," ujarnya.

Penangkapan berawal saat polisi mendapat informasi perihal ditemukannya surat hasil rapid test yang diduga palsu di Pelabuhan Penyeberangan ASP Kota Sibolga.

Sat Reskrim Polres Sibolga lalu melakukan penyelidikan. Pada Sabtu, 27 Juni 2020, petugas berhasil mengamankan satu orang perempuan berinisial EWT di Jalan SM Raja Kelurahan Pancuran Dewa Kecamatan Sibolga Sambas Kota Sibolga.

Saat dilakukan interogasi, EWT yang merupakan warga Jalan Sibuluan Nalambok Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah mengaku telah melakukan pemalsuan tersebut bersama seorang rekannya MAP.

Selanjutnya polisi mengamankan MAP yang merupakan warga Jalan Padang Sidempuan Kelurahan Hutabalang Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kemudian EWT dan MAP beserta barang bukti diamankan ke Mako Polres Sibolga guna pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan antara lain 52 rangkap fokotopi hasil Laboratorium Patologi Klinik, 24 rangkap surat hasil Laboratorium Patologi Klinik, 43 buah alat suntik bekas, 1 buah alat rapid test bekas, 2 buah alat suntik baru, 1 pasang sarung tangan karet, 2 buah tabung edta, uang tunai Rp350.000.