Natalius Pigai Sebut BPIP Diisi Pelaku Makar Terhadap Pancasila

Senin, 29 Juni 2020 – 10:35 WIB

Natlius Pigai (Foto:Istimewa)

Natlius Pigai (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) terus menuai komentar dari berbagai kalangan. Media sosial pun menjadi salah satu cara orang untuk megemukakan pendapatnya. Salah satunya Natalius Pigai yang ikut mengomentari pendapat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon tentang RUU HIP.

Natalius Pigai menyebut bahwa Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) diisi oleh orang-orang pelaku makar terhadap pancasila.

"Lebih parah lagi BPIP diisi oleh orang2 pelaku makar terhadap Pancasila," tulis Natalius Pigai di akun Twitternya, Minggu, 28 Juni 2020.

Natalius Pigai berpendapat bahwa sebelum BPIP lahir, dirinya memiliki data soal bagi-bagi jatah jabatan yakni sejumlah 2.200 lebih.

Eks Komisioner Komnas HAM ini mengatakan, karena orang yang menerima jabatan tersebut tak profesioal maka dibuatlah lembaga tersebut.

“Sebelum BPIP itu lahir berdasarkan data yang saya miliki ada 2.200 lebih Jabatan yang Jokowi bisa bagi2 kue kekuasan ke kroni2nya. Karena mereka bodoh dan tidak profesional maka lembaga2 baru dibuat2. Lebih parah lagi BPIP diisi oleh orang2 pelaku makar terhadap Pancasila.,” kata Pigai di Twitternya.

Komentar Natalius Pigai ini mengomentari pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon yang berharap agar BPIP dibubarkan. Ia juga menilai ideologi Pancasila sudah final. Dengan demikian tidak perlu ditambahi atau dikurangi.

"Apanya yang harus diperkuat, lembaga BPIP itu harusnya dibubarkan saja. Pancasila sudah cukup dan final. Tak usah ditambahi atau direduksi," kata Fadli Zon di akun Twitternya.