Pasca Bentrok, Cina Berangkatkan Petarung MMA ke Perbatasan India

Senin, 29 Juni 2020 – 16:02 WIB

Tentara India dan Cina (Foto:Istimewa)

Tentara India dan Cina (Foto:Istimewa)

CINA, REQNews - Pasca bentrok dengan tentara India di perbatasan di dataran tinggi Himalaya, Cina dilaporkan mengirim pelatih bela diri ke perbatasan tersebut. Namun, tidak disebutkan apa alasan di balik keputusan itu.

Berdasarkan perjanjian pada 1996, pasukan India dan Cina dilarang membawa senjata api atau bahan peledak di perbatasan Himalaya.

Cina sejauh ini belum mengumumkan tentang jumlah korban di pihaknya, sementara India mengatakan 76 orang tentaranya terluka.

Pemberitaan mengenai kehadiran pelatih bela diri bagi tentara Cina dilaporkan oleh kantor berita resmi Cina pada 20 Juni, menurut media Hong Kong.

Bentrokan pada Senin malam, 15 Juni 2020 adalah yang pertama di Lembah Ladakh sejak 1962, ketika India berperang dengan Cina.

Stasiun televisi CCTV mengatakan 20 pelatih bela diri dari Enbo Fight Club akan bermarkas di ibu kota Tibet, Lhasa, walaupun media Cina tidak mengonfirmasi apakah individu-individu tersebut akan melatih pasukannya di perbatasan dengan India.

Kawasan perbatasan merupakan dataran tinggi dengan iklim yang keras, tidak jauh kawasan Aksai Chin, kawasan sengketa yang diklaim oleh India tetapi dikendalikan Cina.

Terbunuhnya para personel tentara akibat bentrokan itu merupakan kasus kematian pertama pada perjalanan bentrokan kedua pihak dalam hampir setengah abad.