Terlalu Cantik, Ibu Sekap Anak Selama 26 Tahun dan Tak Boleh Mandi

Senin, 29 Juni 2020 – 17:35 WIB

Nadezhda disekap ibunya selama 26 tahun (Foto:Istimewa)

Nadezhda disekap ibunya selama 26 tahun (Foto:Istimewa)

RUSIA, REQNews - Seorang ibu Tatyana Bushueva asal Rusia sekap putrinya Nadezhda selama 26 tahun di rumahnya yang kumuh dan jorok. Alasan sang ibu menyekap buah hatinya tidak masuk akal, karena si anak disebut terlalu cantik.

Tak hanya tidak memperbolehkan anaknya keluar rumah (sekap), sang ibu juga tidak memenuhi kebutuhan anaknya dengan layak. Di rumahnya juga disebut tak ada pasokan air bersih yang mengalir sejak beberapa belas tahun silam, sehingga sang ibu melarangnya mandi sejak 2006.

Rumah yang kumuh tempat anaknya disekap penuh dengan tikus, kucing, kecoak hingga lalat.

Nadezhda dirinya disekap sejak usia 16 tahun, ibunya saat itu bilang kalau dirinya terlalu cantik, ia khawatir jika ada yang melukainya. Percaya dengan kekhawatiran sang ibu, Nadezhda menurut dan tetap berada di rumah selama 26.

Tak mandi selama 14 tahun seperti ini penampakan rambut Nadezhda 

“Saya tetap menurutinya karena kemauan saya sendiri. Saya tidak merasa disekap karena mama menyayangi saya,” ujarnya kepada pihak berwajib.

Nadezhda nekad keluar rumah untuk mengantar ibunya ke rumah sakit karena tiba-tiba pingsan dan beberapa kali mengalami sesak napas, hingga akhirnya meninggal dunia di RS karena stroke.

Karena melihat penampilannya yang tidak biasa, pihak rumah sakit cuiga dan menelepon dinas sosial.

Lebih lanjut, Nadezhda bercerita kehidupan ibunya dan dirinya sangat sulit. Sehingga lama kelamaan rumahnya tak terawat dan mulai hancur sana-sini.

Beberapa hewan tak diundang juga bermunculan, seperti tikus hingga kecoak. Bahkan ia menceritakan karena usianya pendek, tikus di rumahnya sering mati dan menjadi bangkai dan dibiarkan mengering begitu saja.

Lalu Nadezhda juga bercerita bahwa di rumahnya sanitasinya sangat buruk.

“Tak ada air mengalir di rumah kami, sehingga kami tak mandi sejk 2006 ,” ujarnya.

Nadezhda yang usianya kini 43 tahun mengatakan bahwa ibunya, Tatyana putus hubungan dengan dunia luar setelah pensiun dari dunia kerja, ia menjadi sangat tertutup.

“Seringkali mama menolak bantuan yang ditawarkan oleh layanan sosial dan pejabat lainnya.”

“Kami tidur di ranjang yang sama. Rumah itu tidak memiliki air mengalir dan listrik. Sejak tak mandi, rambut di kepala saya sangat kusut dan gumpalan itu harus dipotong,” ujarnya.

Nadezhda mengklaim bahwa kucing memiliki lebih banyak kebebasan daripada dirinya. Dia menyatakan bahwa dia merasa seperti orang mati yang hidup tanpa keberadaan.

Pernah sesekali Nadezhda merasa bosan dan mencoba kabur, namun sang ibu lebih sigap dan tau bagaimana cara menghentikan putrinya, hingga akhirnya Nadezhda menyerah mencoba.

Setelah melakukan beberapa wawancara penting yang berhubungan dengan psikologis, Nadezhda dinyatakan tidak mengidap gangguan mental bahkan ia juga disebut-sebut punya rencana tersendiri untuk hidupnya ketika bebas.