10 Jenderal TNI-Polri yang Kena Semprot Presiden Jokowi, Ada Nama Kapolri

Selasa, 30 Juni 2020 – 12:31 WIB

10 Jenderal TNI-Polri yang Kena Semprot Presiden Jokowi, Ada Nama Kapolri

10 Jenderal TNI-Polri yang Kena Semprot Presiden Jokowi, Ada Nama Kapolri

JAKARTA, REQnews - Kekesalan Presiden Joko Widodo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Kamis 18 Juni lalu mendadak viral. Saat itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan kekesalannya dengan kinerja kabinet yang tidak memiliki sense of crisis serta menganggap pandemi Covid-19 hal yang normal.

Tak cuma menteri, para purnawirawan Jenderal TNI maupun Polri pun kena semprot habis-habisan. Sebut saja Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kemudian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Agama Fachrul Razi serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Pun termasuk Kepala BIN Jenderal (Purn) Polri Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Jenderal Polisi Idham azis serta Letjen TNI Doni Monardo juga ikut kena luapan kemarahan Presiden Jokowi.

“Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progress yang signifikan. Nggak ada,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden di Youtube, Minggu 28 Juni lalu, Presiden Jokowi meningatkan dalam situasi saat ini perlu langkah-langkah extraordinary.

Pun menegaskan bakal membuka langkah politik atau langkah pemerintahan untuk mendorong agar krisis akibat pandemi Covid-19 tidak bekepanjangan serta ekonomi tetap berjalan. Langkah yang paling tegas yang akan diambil presiden jika kinerja para menteri masih biasa-biasa saja yakni membubarkan lembaga dan reshuffle atau perombakan kabinet.

“Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu sudah. Artinya tindakan-tindakan yang extraordinary keras akan saya lakukan,” kata Presiden Jokowi.