TikTok Diblokir, Cina Sebut India Langgar Aturan WTO

Rabu, 01 Juli 2020 – 13:32 WIB

TikTok Diblokir, Cina Sebut India Langgar Aturan WTO

TikTok Diblokir, Cina Sebut India Langgar Aturan WTO

JAKARTA, REQnews - Cina tampaknya kalang kabut usai pemblokiran 59 aplikasi seluler termasuk TikTok dan WeChat oleh India. Mereka pun langsung memvonis kebijakan India tersebut melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Karenanya, Cina mendesak India untuk menciptakan lingkungan bisnis yang terbuka dan adil. "Tindakan India diskriminatif menyudutkan aplikasi Cina tertentu dengan alasan yang ambigu dan dibuat-buat. Tentu bertentangan dengan persyaratan prosedur yang adil dan transparan, menyalahgunakan pengecualian keamanan nasional dan (dicurigai) melanggar aturan WTO," ujar juru bicara kedutaan besar Cina di New Delhi, Ji Rong, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Rabu 1 Juli 2020.

Rong menambahkan, larangan tersebut akan mempengaruhi masyarakat India. Sekaligus mendesak India memperlakukan semua investasi dan penyedia layanan secara adil, serta menciptakan lingkungan bisnis yang terbuka dan adil.

Sebelumnya, India memblokir aplikasi asal Cina sejak Senin 29 Juni lalu. Kebijakan ini sebagai langkah terkuatnya terhadap Cina di ruang online sejak pertempuran meletus di perbatasan kedua negara bulan ini.

Langkah tegas memboikot Cina dari ruang online sejak sengketa perbatasan meletus antara kedua negara pada Juni. Kementerian teknologi India mengeluarkan perintah yang menyatakan aplikasi asal Cina merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum.

Sebagai informasi, India merupakan pendorong terbesar instalasi aplikasi TikTok, terhitung 611 juta unduhan atau 30,3 persen dari total jumlah unduhan, kata perusahaan analisis aplikasi Sensor Tower pada bulan April.

Aplikasi lainnya yang juga telah diblokir adalah WeChat milik Tencent, yang telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Android, UC Browser milik Alibaba dan dua aplikasi Xiaomi.