3.304 Unit Handphone Ilegal yang Diangkut Kapal Kayu Berhasil Disita

Minggu, 05 Juli 2020 – 02:02 WIB

Petugas DJBC Kepri menunjukkan barang bukti hasil tangkapan berupa handphone ilegal (Foto:Humas DJBC Khusus Kepri)

Petugas DJBC Kepri menunjukkan barang bukti hasil tangkapan berupa handphone ilegal (Foto:Humas DJBC Khusus Kepri)

KARIMUN, REQNews - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri berhasil menyita 3.304 unit handphone ilegal berbagai merek yang diangkut menggunakan kapal kayu tanpa nama di Perairan Pulau Patah, Batam, Kepulauan Riau.

"Adapun nilai barang yang berhasil diamankan ini senilai Rp12 miliar dan berpotensi merugikan negara senilai Rp2,5 miliar," kata Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto, Sabtu, 4 Juli 2020.

Agus menjelaskan penindakan ini merupakan langkah nyata untuk melindungi industri dalam negeri dari produk-produk ilegal.

Penangkapan ini berawal dari hari Sabtu, 27 Juni 2020, Tim Satgas Patroli Laut BC Kepri 1305 mendapat informasi dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam bahwa akan ada sebuah kapal yang diduga membawa handphone ilegal dari jembatan empat Batam.

Selanjutnya tim langsung melakukan pengejaran dan menghubungi Tim Satgas BC 15042 dan Tim Satgas BC 1189 yang sedang berjaga di perairan wilayah setempat.

Saat dilakukan pengejaran, kapal tidak berhenti dan melakukan manuver untuk melarikan diri dengan haluan menuju Pulau Patah.

Ketika kapal sudah mendekati pantai di pesisir Pulau Patah, ABK dari kapal tersebut berhasil melarikan diri ke dalam hutan sehingga petugas hanya dapat mengamankan kapal berikut muatan lebih kurang 32 karton handphone dengan berbagai merek tanpa dokumen kepabeanan.

"Saat ini barang bukti ini sudah ditahan di Kantor Wilayah DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan, penelitian, pendalaman serta proses lebih lanjut," jelasnya.