Teguran Keras PP Muhammadiyah untuk Denny Siregar

Selasa, 07 Juli 2020 – 10:01 WIB

Denny Siregar

Denny Siregar

JAKARTA, REQnews - PP Muhammadiyah juga ikut berkomentar atas dilaporkannya pegiat media sosial Denny Siregar ke polisi dalam kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti berkata, seharunya semua pihak, terutama Denny berhenti menyebarkan ujaran kebencian dan permusuhan kepada pihak lain dengan cara apapun.

"Sebaiknya saling menghormati dan berhenti menyatakan ujaran kebencian," kata Mu'ti di Jakarta, Senin 6 Juli 2020.

Ia menegaskan, sebaiknya semua pihak memahami bahwa persatuan bangsa lebih utama dibandingkan permusuhan dengan ujaran kebencian, yang ujungnya menyebabkan perpecahan.

Mu'ti juga mengingatkan agar Denny ke depannya bisa lebih bijaksana dalam mengunggah atau memposting sesuatu di media sosial, agar tak memancing permusuhan.

Dalam kasus ini, Mu'ti menyayangkan tindakan Denny yang telah menyulut emosi pihak lain, dan terkesan mengolok-olok hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.

"Sampai pada batas tertentu, kritik itu hal yang wajar dan dapat dimaklumi. Akan tetapi kalau terus menerus apalagi tendensius memang bisa memancing kemarahan pihak lain," ujar Mu’ti.

Mu’ti merasa, tak heran jika Denny Siregar kembali dilaporkan ke polisi akibat ulah cuitannya sendiri di media sosial. Pengambilan jalur hukum dianggap respons yang baik.

Sebelumnya, cuitan Denny Siregar di Twitter mengenai anak-anak pesantren yang dianggap seolah bibit teroris menyulut emosi sebagian umat Muslim di Tasikmalaya. Denny Siregar lalu dilaporkan Forum Mujahid Tasikmalaya ke Polres Tasikmalaya.