Polisi Buru SH, Residivis yang Sayat Kanit Reskrim Hingga Tewas

Sabtu, 11 Juli 2020 – 17:30 WIB

Ilustrasi pembunuhan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi pembunuhan (Foto:Istimewa)

SUMBAWA, REQNews - Tim Puma Kepolisian Resor Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, memburu keberadaan SH alias Bim, yang diduga telah menganiaya Ipda Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan hingga meninggal dunia.

"SH masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) dan sedang dalam perburuan Tim Puma," kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra kepada wartawan di Mataram, Jumat, 11 Juli 2020.

Untuk mempercepat proses penangkapan, Widy telah menugaskan jajarannya untuk menyebar foto SH. Dengan begitu, Widy berharap adanya kerja sama masyarakat, bila mengetahui keberadaan yang bersangkutan, diharapkan segera laporkan.

Terduga penganiaya, lanjutnya, merupakan seorang residivis perampokan. Dia melakukan aksi brutalnya pada Jumat pagi, 10 Juli 2020 sekitar pukul 10.00 Wita.

Menurut kronologi yang dia terima, Ipda Uji ketika itu melintas dengan kendaraan roda dua. Kemudian SH yang datang dari arah belakang korban, dengan seketika melakukan aksi brutalnya menggunakan sebilah pisau hingga mengakibatkan Ipda Uji mengalami luka sayat di sejumlah bagian tubuh.

Abdul Hamit, orang tua SH yang berada di lokasi kejadian, berhasil menghalau dan menghentikan aksi penganiayaan tersebut.

Sementara Ipda Uji mengalami pendarahan hebat. Abdul Hamit yang melihat kondisi korban sudah tak berdaya, langsung melarikannya ke Puskesmas Utan yang kemudian meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Sumbawa.

"Jadi dugaannya, korban meninggal dunia akibat pendarahan. Meninggal dalam perjalanan ketika dirujuk ke RSUD Sumbawa," ujar Widy.