Polisi Gunakan Anjing K-9 Buru Pembunuh Editor Metro TV

Sabtu, 11 Juli 2020 – 21:32 WIB

Anjing Pelacak (Foto:Istimewa)

Anjing Pelacak (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews – Dalam penyelidikan pembunuh Yodi Prabowo, video editor Metro TV, Polisi mengerahkan anjing pelacak dari unit K-9. Polisi membawa anjing pelacak ke lokasi penemuan jasad Yodi di pinggir jalan Tol JORR, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Polisi mengungkapkan dari dua kali percobaan pelacakan, anjing K-9 berhenti di lokasi yang sama yakni di sekitar danau dekat lokasi penemuan jasad. Polisi menyimpulkan pembunuh sempat berhenti di titik tersebut.

"Tadi anjing mengarah ke bawah (jalan menurun), di samping danau. Dicoba dua kali hasilnya sama. Jadi diasumsikan seperti itu, karena anjing tidak jalan kemana-mana lagi," kata petugas Ditpolsatwa Baharkam Kor Sabhara Mabes Polri Bripka Sugianto di Jakarta, Sabtu, 11 Juni 2020.

Dia menuturkan, mengendus jejak pelaku dilakukan dengan menciumkan bau dari barang bukti peristiwa ke anjing pelacak. Selanjutnya, anjing akan menelusuri bau tersebut.

Kendati demikian, Sugianto menegaskan, anjing hanya untuk alat bantuan penyidikan. Pelacakan dengan anjing memiliki kelemahan yaitu jika sudah lebih dari 8 jam kejadian, bau di TKP akan menjadi samar.

"Jadi baunya sudah tipis. Kalau TKP masih murni (steril) masih bisa dilacak dengan anjing. Jadi ini memang baunya sudah tipis. Anjing tetap bisa membaui walaupun kurang maksimal," ucapnya.

Jasad Yodi ditemukan anak-anak yang sedang bermain layang-layang. Pria yang tinggal di Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan itu terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan. Terdapat luka di leher dan dadanya.