Kesalahan Radar Sebabkan Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran

Senin, 13 Juli 2020 – 08:30 WIB

Pesawat Ukraina jatuh di Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, Iran pada Rabu 8 Januari 2020

Pesawat Ukraina jatuh di Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, Iran pada Rabu 8 Januari 2020

JAKARTA, REQnews - Iran telah menyelesaikan investigas total atas penyebab jatuhnya pesawat Ukraine International Airline di wilayahnya pada 8 Januari 2020 lalu akibat ditembak oleh rudal militer.

Otoritas Iran mengakui, ada kesalahan pada sistem radar milik mereka, sehingga terjadi kesalahan prosedur dan human error yang mengakibatkan pesawat penumpang tersebut jatuh dan menyebabkan kematian seluruh orang di dalamnya.

"Kegagalan terjadi karena kesalahan manusia dalam penyelarasan radar, sehingga menyebabkan masalah hingga 107 derajat pada sistem," tulis pernyataan resmi Badan Penerbangan Sipil Iran atau CAO, seperti dikutip dari AFPMinggu 12 Juli 2020.

Sementara menurut laporan New York Times, rekaman kamera menunjukkan data rudal Iran meluncur ke langit, sebelum pesawat Boeing 737 tersebut terhempas ke tanah dan hancur hingga 176 awak serta penumpang tewas.

CAO membenarkan soal rekaman tersebut, dengan alasan radar telah salah mengidentifikasi pesawat yang melintas di wilayah udara mereka. Laporan tersebut mencatat bahwa rudal pertama yang ditembahkkan tidak menerima tanggapan dari stasiun di darat.

"Rudal kedua ditembakkan 30 detik kemudian dengan mengamati kontinuitas lintasan target yang terdeteksi," tulis laporan CAO.

Presiden Iran Hassan Rouhani juga telah menghubungi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengakui kesalahan besar tersebut.