Dianiaya Majikan, Pekerja Indonesia di Arab Saudi Kritis

Selasa, 14 Juli 2020 – 11:32 WIB

ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

 

JEDDAH, REQNews - Pekerja migran asal Indonesia, Sulasih binti Sukiran Sadli, diduga menjadi korban kekerasan di Arab Saudi. Saat ini, Sulasih tengah dirawat di rumah sakit akibat menderita sejumlah luka.

Anak Sulasih bernama Anggi telah meminta bantuan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah dan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) di kota tersebut.

"Berdasarkan keterangan Anggi, kondisi Sulasih penuh luka, kepala sepertinya dibenturkan dengan benda keras, telingan bengkak dan kedua tangannya ada bekas strika," kata juru bicara SBMI Jeddah, Roland Kamal, Selasa, 14 Juli 2020.

SBMI sudah menyampaikan permintaan anak Sulasih agar KJRI Jeddah memberikan perlindungan agar ibunya mendapat perawatan serta bisa dipulangkan setelah hak-haknya terpenuhi sebagai korban.

Roland memastikan Sulasih yang masuk ke Saudi pada November 2019 bukan sebagai tenaga kerja akan tetapi dengan visa ziarah.

Kata Roland, jika memang Sulasih masuk dengan visa ziarah, maka ini adalah pelanggaran, dan pelakunya harus bertanggung jawab.

Sejak 2011, pemerintah Indonesia telah menghentikan pengiriman tenaga kerja migran, namun masih ada pekerja migran yang masuk dengan sejumlah cara.

"Kerja baru dua bulan sudah dapat perlakuan tidak enak dari majikan wanita," kata Roland.

Waktu awal bekerja Sulasih masih bisa memegang telepon seluler, selang satu bulan sudah hilang kontak dengan keluarga, dan baru menghubungi keluarga lebaran hari pertama. Itu pun didampingi majikan perempuannya dan waktu dibatasi, hingga akhirnya keluarga menerima kabar ini.