Pemain Liga 1 Ramai-ramai Dukung Wasit yang Wajahnya Diinjak

Selasa, 14 Juli 2020 – 17:31 WIB

Wasit Wahyudin

Wasit Wahyudin

BEKASI, REQnews - Semenjak kejadiannya viral, langkah yang diambil Wahyudin (29), wasit yang wajahnya diinjak oleh pemain sepakbola saat pertandingan 'silaturahmi' di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, mendapatkan banyak dukungan. Salah satunya dari para pemain di Liga 1.

"Saya ambil contoh salah satu pemain Bhayangkara FC, Adam Alis, itu kawan saya dari 2013, dukungan lewat WA, video call saya langsung nge-chat saya. Pokoknya dia bilang juga dia kan punya channel (YouTube), channel TV di YouTube. Nah dari semua pemain seprofesi, termasuk Hamka Hamzah, sudah lihat juga, nggak terima saya digituin (diinjak)," kata Wahyudin, Selasa, 14 Juli 2020.

Ia sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak. Wahyudin mengambil hikmah dan pelajaran dari insiden itu. "Saya tetap bersyukur, saya tetap sabar, kuat, dan langsung nggak bakal nge-down. Mungkin juga memang sudah jalannya begini, saya mikirnya positif saja. Insyaallah ada baik dan berkahnya," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video viral beredar memperlihatkan kericuhan pada saat pertandingan sepakbola di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Disebut-sebut, seorang wasit diinjak oleh pemain dari salah satu klub sepakbola dalam kejadian itu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi Ahmad Zarkasih membenarkan adanya kejadian pada Minggu, 12 Juli 2020. Zarkasih mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika dua klub lokal tengah mengadakan pertandingan fun football.

"Ada pertandingan antarklub. Kalau mereka kan hanya just for fun saja dan di situ ada terjadi insiden," kata Zarkasih saat dihubungi wartawan, Senin, 13 Juli 2020.

Tetapi Zarkasih membantah jika dikatakan wasit tersebut diinjak. Menurutnya, saat itu hanya terjadi dorong-dorongan karena salah satu klub kecewa akan keputusan wasit.

"Sebetulnya bukan penginjakan wasit, cuma ada keputusan wasit yang tidak diterima oleh salah satu tim dan akhirnya terjadi dorong," katanya. Kasus ini kini tengah diselidiki oleh polisi. Polres Metro Bekasi Kota masih mendalami dugaan pidana terkait kejadian itu.