Bersiap Hancur Israel, Faksi-faksi Palestina Sudah Bersatu Lagi

Rabu, 15 Juli 2020 – 09:31 WIB

Ilustrasi warga Palestina

Ilustrasi warga Palestina

JAKARTA, REQnews - Upaya aneksasi atau pencaplokan wilayah Tepi Barat oleh Israel telah menyatukan faksi-faksi Palestina untuk melawan rencana jahat tersebut.

Dalam pertemuan di Ramallah, faksi-faksi Palestina menyerukan agar terjalinnya persatuan untuk menentang aneksasi dan upaya pembersihan etnis oleh Israel, yang disokong Amerika Serikat.

Secara tegas, faksi-faksi tersebut menyatakan Israel sudah melakukan kejahatan sistematis secara terus-menerus kepada Palestina, dan mencederai hukum internasional serta Resolusi PBB 1947.

"Pemerintah Israel telah melakukan pembangunan pemukiman kolonial di sebelah timur Kota Ramallah, Tepi Barat. Ini berdampak pada petani-petani lokal Palestina," demikian pernyataan bersama faksi-faksi dalam pertemuan tersebut, seperti dikutip dari middleeastmonitor, Selasa 14 Juli 2020.

Dalam laporan di lapangan, pemukiman ilegal itu kini terus mendapat penjagaan dari pasukan Israel, sebagai upaya antisipasi demonstran atau serangan dari warga Palestina yang geram dengan pembangunan ilegal tersebut.

Faksi-faksi itu, terutama yang terkait dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), juga menuntut Israel untuk bertanggung jawab atas kurangnya perawatan medis yang layak untuk tahanan Palestina, yang mengarah ke penyebaran virus corona di salah satu penjara Israel.

Seperti diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan negaranya akan melakukan aneksasi terhadap 30 persen wilayah Tepi Barat yang merupakan milik Palestina. Rencana ini didukung Amerika Serikat secara terang-terangan, dan akan dilakukan pada 1 Juli 2020 lalu.

Namun, Netanyahu melakukan pengunduran waktu untuk pelaksanaan aneksasi dengan alasan yang belum secara detail disebutkan. Hanya saja, Israel masih terus mendapat tekanan dari berbagai negara untuk menghentikan rencana yang melanggar hukum internasional tersebut.