Bakal Geruduk DPR, PA 212 Janji Gak Bawa Anak-anak Lagi

Rabu, 15 Juli 2020 – 06:31 WIB

Ilustrasi demonstrasi

Ilustrasi demonstrasi

JAKARTA, REQnews - Persaudaraan Alumni (PA) 212 berjanji tak lagi melibatkan anak-anak dalam demonstrasi menolak RUU HIP bersama Aliansi Nasional Anti Komunis pada Kamis 16 Juli 2020 mendatang di gedung MPR/DPR.

"Kami dorong mundur kalau ada anak-anak dan tidak pakai masker," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maaruf di Jakarta, Selasa 14 Juli 2020.

Ia menyebut, pihaknya sudah menyiapkan rencana menerjunkan pasukan khusus yang akan memastikan area unjuk rasa bebas dari anak-anak. Slamet yakin, aliansi bisa mengatur hal tersebut meski peserta unjuk rasa mencapai jutaan.

"Jangankan 10 ribu, sejuta lebih, kami sudah biasa ngatur itu. Insya Allah semuanya kondusif," ujarnya menambahkan.

Unjuk rasa Kamis pagi nanti tercatat sebagai aksi ketiga yang digelar oleh aliansi tersebut dengan agenda menolak pembahasan RUU HIP.

Sebelumnya, pada aksi pertama 24 Juni 2020 lalu, aliansi ini membuat masalah dengan melakukan pembakaran bendera PDIP. Kasus ini masih berlanjut di kepolisian.

Lalu pada demonstrasi kedua 5 Juli 2020 lalu di Kebayoran Lama, Jakarta, aliansi ini ditegur KPAI karena membawa sekitar 15 hingga 20 persen anak-anak sebagai peserta unjuk rasa.