Per 1 Agustus Jalan Jakarta Ditutup Total! Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Rabu, 15 Juli 2020 – 10:26 WIB

Per 1 Agustus Jalan Jakarta Ditutup Total! Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Per 1 Agustus Jalan Jakarta Ditutup Total! Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

JAKARTA, REQnews - Polisi menginformasikan Jalan Jakarta bakal ditutup total. Penutupan ini imbas dari pembangunan fly over Jalan Jakarta-Supratman kembali dilanjutkan pada bulan Agustus 2020 mendatang. 

Sebagai antisipasi kemacetan yang bakal timbul dari penutupan ini, polisi sudah menyiapkan beberapa opsi rekayasa arus lalu lintas. Salah satunya menutup Jalan Jakarta.

"Alternatif pertama itu penutupan total (Jalan Jakarta) artinya mereka hanya bisa melalui jalan Kiaracondong, Gatot Subroto ataupun nanti masuk ke apa Cicadas belok kiri ke Ahmad Yani," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa 14 Juli 2020.

Penutupan akan dilakukan mulai dari depan gereja di Jalan Jakarta. Polisi menyiapkan alternatif terkait penutupan tersebut.

Nantinya, akan dibuat ruang kanan kirinya. "Karena kan itu lumayan makan jalan mana sekarang lagi diupayakan kanan kiri itu lebarkan untuk bisa dilalui alternatif," katanya.

Sedangkan upaya pembuangan kendaraan dilakukan di perempatan Antapani-Kiaracondong. Kendaraan dari arah Antapani akan dibelokkan ke arah Kiaracondong maupun ke arah Cicadas yang nantinya belok ke Jalan Ahmad Yani. Sehingga lajur yang biasanya satu arah, menjadi dua arah.

"Jadi itu pun dua arah, tetapi pada saat sore hari itu akan balik lagi karena yang dari arah timur akan kita arahkan ke Kiaracondong, jadi kalau sore kita buang semuanya. Karena kita juga rencana mau buangnya lewat Cicaheum juga sementara sudah cukup padat juga itu," kata dia.

Kemudian untuk jalur Jalan Supratman, sejauh ini sudah dilakukan penutupan. Sehingga kendaraan yang mau masuk ke Jalan Supratman belok terlebih dahulu di samping SPBU.

"Sementara untuk yang mengarah ke Supratman itu ditutup total. Bisa (masuk Jalan Supratman) kecuali dia memutar SPBU, putar balik, belok kanan lagi baru masuk Supratman," katanya.

Untuk rekayasa jalan di Gatot Soebroto yang juga tengah melakukan pembangunan fly over, sejauh ini belum dilakukan rekayasa lalin. Bayu mengatakan kondisi Jalan Laswi masih mencukupi.

"Sementara ini kita belum menerapkan rekayasa karena dia punya sendiri untuk arus lalu lintas yang penting masih bisa mengalir, karena beberapa sudah kita lebarkan dan itu tidak mengganggu keseluruhan. Karena jalur fly over nya itu masuk jalannya masih cukup lebar," kata dia.

Bayu mengatakan rekayasa ini rencananya akan berlaku pada 1 Agustus 2020. Sebelum rekayasa dilakukan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Ini sebetulnya kita punya target ini kemarin kita sudah pembenahan saluran, itu sempat mengganggu kemudian action ini sebetulnya di bulan Agustus sudah mulai, 1 Agustus. Kalau nanti musimnya pelajar pada masuk itu kendala, itu masalah sehingga ini perlu diinformasikan kepada masyarakat mengantisipasi kalau pada saat nanti Jalan Jakarta dilakukan beberapa rekayasa," ujarnya.