DPR Soal RUU BPIP: Tak Ada Pasal Kontroversial

Jumat, 17 Juli 2020 – 12:33 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani

JAKARTA, REQnews - DPR RI menegaskan, RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang diserahkan pemerintah pada Kamis 16 Juli 2020 tidak lagi mengandung pasal-pasal yang berbau kontroversi, seperti RUU HIP sebelumnya.

"Pasal-pasal kontroversial seperti penafsiran filsafat dan sejarah Pancasila juga lain-lain sudah tidak ada lagi," kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta, Kamis.

Ia menyebut, nantinya RUU itu akan lebih banyak mengatur BPIP sebagai sebuah lembaga, juga memuat TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme.

Puan berkata, konsep yang disampaikan pemerintah berisikan substansi RUU BPIP yang terdiri dari tujuh bab dan 17 Pasal. Berbeda dengan RUU HIP, yang berisikan 10 bab dan 60 pasal.

DPR juga tak menutup pintu bila masyarakat ingin menyampaikan aspirasi seputar RUU BPIP ini. Puan ingin segera mengakhiri polemik seputar RUU HIP yang membuat situasi negara menjadi panas.

"Terkait dengan RUU HIP sudah dapat kita akhiri dan kita kembali hidup rukun dan damai, serta bergotong royong melawan pandemi Covid-19," ujar Puan.