Ngeri! Detik-detik Hiu Putih Sambar Bocah 10 Tahun dari Atas Kapal

Sabtu, 18 Juli 2020 – 12:32 WIB

Ilustrasi Hiu (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Hiu (Foto:Istimewa)

CANBERRA, REQNews - Seekor hiu besar menyambar bocah lelaki berusia 10 tahun ketika bocah itu berada di atas kapal penangkapan ikan di lepas pantai barat laut Tasmania, negara bagian kepulauan di Australia. Beruntung bocah itu selamat, ditolong ayah dan dua rekannya.

Kantor berita ABC News melaporkan ayah sang bocah, yang berada di perahu nelayan sepanjang 20 kaki pada saat itu bersama dengan dua pria lainnya, langsung melompat ke air untuk menyelamatkan putranya sebelum hiu melepaskannya dan berenang pergi.

Anak itu dibawa ke rumah sakit North West Regional Hospital di mana ia menerima perawatan untuk luka-lukanya, termasuk luka di lengan, dada, dan kepalanya. Staf medis mengatakan dia dalam kondisi stabil.

Australian Associated Press melaporkan pihak ambulans Tasmania mengatakan kapal penangkap ikan itu berjarak sekitar tiga mil lepas pantai — dekat kota Stanley — ketika hiu itu menyambar bocah tersebut. Paramedis mengatakan pada saat itu, bocah tersebut mengenakan jaket penyelamat.

Seorang penduduk setempat, Ben Allen, yang menyaksikan ayah, putranya dan dua lelaki lainnya datang ke darat, mengatakan bahwa salah seorang temannya memberikan pertolongan pertama kepada bocah itu. Menurut Allen, saksi mata percaya bahwa hiu yang menyerang adalah hiu putih besar, meski laporan ini belum secara resmi dikonfirmasi.

"Semua saksi mengatakan [hiu] itu besar, saya bayangkan itu sangat besar. (Hiu) ini terkenal karena sepanjang tahun ini mereka pergi ke daerah itu," kata Allen kepada ABC.

"Anak-anak lelaki mengatakan (itu) putih yang besar," imbuhnya seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (17/7/2020).

Allen mengatakan bocah itu dibawa ke toko makanan laut sementara rombongan menunggu ambulans tiba.

ABC News melaporkan pihak kepolisian Tasmania mengeluarkan peringatan sekitar pukul 2 siang waktu setempat bahwa "hiu besar" telah terlihat lebih dari enam mil di lepas pantai Stanley. Mereka mengatakan bahwa siapa pun yang melakukan aktivitas di laut harus melakukan "tindakan pencegahan yang diperlukan."