Eks Tentara Nazi Usia 93 Tahun Hadapi Sidang Kasus Holocaust

Kamis, 23 Juli 2020 – 07:31 WIB

Bruno Dey, eks tentara Nazi berusia 93 tahun penjaga kamp konsentrasi Yahudi

Bruno Dey, eks tentara Nazi berusia 93 tahun penjaga kamp konsentrasi Yahudi

JAKARTA, REQnews - Bruno Dey, eks tentara Nazi penjaga kamp konsentrasi Yahudi kini menanti putusan pengadilan di Hamburg, Jerman atas perbuatannya yang terlibat kekejaman Perang Dunia II.

Pria berusia 93 tahun tersebut dituduh telah terlibat dalam pembunuhan lebih 5.200 orang Yahudi ketika ia bekerja sebagai penjaga menara SS di Kamp Stutthof, berdekatan dengan tempat yang dahulu bernama Danzig, dan kini bernama Gdansk di Polandia.

Mengutip AFP, Rabu 22 Juli 2020, Dey menyatakan dirinya bersalah dan meminta maaf atas tragedi kemanusiaan terburuk abad 20 tersebut. 

"Hari ini saya ingin meminta maaf kepada mereka yang melewati neraka kegilaan ini, serta kepada kerabat mereka. Sesuatu seperti ini tidak boleh terjadi lagi," kata Bruno Dey yang sudah renta dan tak berdaya.

Diperkirakan, putusan pengadilan atas keterlibatan Dey dalam kekejaman Nazi akan keluar pada Kamis 23 Juli 2020 ini. Jaksa sebelumnya menuntut Dey dengan hukuman tiga tahun penjara.

Tetapi dalam rangkumannya pada persidangan Senin 20 Juli lalu, pengacara pembela Dey, Stefan Waterkamp meminta pengadilan untuk membebaskan atau hukuman percobaan, mengatakan kliennya tidak akan selamat di penjara.

Dey mengaku, semasa muda dahulu, ia sama sekali tak pernah berniat atau secara sukarela mendaftar sebagai pasukan Nazi, apalagi sampai harus menjaga kamp konsentrasi yang berubah menjadi medan pembunuhan.

"Jika saya melihat peluang untuk melepaskan diri dari tugas itu, saya akan melakukannya," ujarnya.

Mengetahui adanya eks Nazi yang kini menghadapi persidangan dan telah meminta maaf dalam kasus Holocaust, salah satu kroban bernama Marek Dunin-Wasowicz (93) enggan memberi maaf.

"Saya tidak bisa berkata-kata. Saya tidak ingin permintaan maafnya, saya tidak membutuhkannya," kata Marek.