Belajar di Rumah Membawa Petaka, Siswi Ini Digarap Ayah Tiri

Kamis, 30 Juli 2020 – 04:01 WIB

Ilustrasi pemerkosaan

Ilustrasi pemerkosaan

JAKARTA, REQnews - Bukannya bertambah pintar, nasib sial justru datang kepada MA (17), siswi SMA di Kutai Timur ketika sedang sibuk belajar dari rumah selama masa pandemi Covid-19. Ia diperkosa ayah tirinya berinisial KL (33).

Peristiwa biadab ini terjadi pada Jumat 24 Juli 2020 lalu. Saat itu, MA tengah berada di ruang tamu untuk belajar. Sementara KL baru pulang kerja, langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Sehabis mandi, KL mendatangi MA, lalu mengajaknya ngobrol. Tak tahan dengan birahinya, KL kemudian mulai menjamah-jamah sekujur tubuh MA.

"Karena korban takut, langsung berdiri dan berusaha lari. Tapi pelaku menarik tangan korban, dan mencekik korban," kata Kasat Reskrim Polres Kutai Timur AKP Abdul Rauf, Rabu 29 Juli 2020.

Rauf menjelaskan lebih lanjut, korban MA terus berteriak dan meminta tolong. Sementara pelaku menarik tangan korban, kemudian mendorongnya hingga terjatuh. MA lalu dibawa ke kamar, dan terjadilah perbuatan bejat tersebut.

"Tiba-tiba datang ibu korban, dan teriak histeris melihat anaknya dan pelaku, sedang tidak berpakaian di dalam kamar," ujar Rauf.

Lantaran tepergok, pelaku kabur, dan korban dibawa ibunya mengadu ke Ketua RT. "Personel Polsek Muara Wahau, dipimpin langsung Kapolsek, mengejar pelaku yang kabur ke hutan.

Rauf berkata, setelah empat hari dicari, pelaku akhirnya diringkus polisi di tempat persembunyiannya. Dari keterangan korban, peristiwa ini sudah yang kedua kalinya, karena kejadian pertama pada Maret 2017, saat ibunya tengah bekerja.

Terkait kasus itu, polisi menjerat pelaku yang kini meringkuk di penjara, dengan pasal 81 junto pasal 76D UURI No 17/2016 tentang penetapan PP pengganti UU No 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak.