Waduh, Kasus OTT Dinas Pendidikan Sidrap Menyeret Nama Putra Bupati

Jumat, 31 Juli 2020 – 15:32 WIB

Ilustrasi Korupsi (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Korupsi (Foto:Istimewa)

 

SIDRAP, REQNews - Ahmad, salah satu tersangka Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Dinas Pendidikan (Disdik) Sidrap yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) belakangan "bernyanyi" menyebut keterlibatan Muhammad Yusuf, yang merupakan putra dari Bupati Sidrap, Dollah Mando, dalam kasus ini.

"Saya pasti beberkan keterlibatan Bupati Sidrap dan putranya di persidangan," kata Ahmad, Kamis, 30 Juli 2020.

Ahmad mengatakan dirinya tidak mau jadi korban, dia hanya anak buah yang patuh perintah atasan.

Salah satu bukti yang dipegangnya, kata dia, berupa sejumlah kuitansi yang diduga sebagi bukti pembayaran untuk lahan dan timbunan lokasi perumahan milik Ketua Tarang Taruna Kabupaten Sidrap tersebut.

"Ada perintah untuk mengambil uang dan bayar tagihan putra bupati atau transfer rekening, ya, saya laksanakan," ujar Ahmad.

Dikonfirmasi terpisah, Muhammad Yusuf mengaku bingung dengan tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

"Bukti kuitansi, transfer, pembayaran timbunan, keterangan Ahmad (tersangka), nama saya dicatut dalam kuitansi, saya masih agak bingung, media-media yang menulis itu sumbernya dari mana?" kata Yusuf.

Yusuf pun menilai kuitansi yang tersebar merupakan rekayasa yang sengaja dibuat untuk menggiring opini yang ingin merusak citra pemerintah daerah.

"Lurah yang dicatut namanya dalam kuitansi tersebut saya sudah konfirmasi, tanda tangannya tidak seperti itu. Timbunan yang dimaksud saya tidak pernah membeli di Pak Lurah, saya juga tidak pernah menerima uang dari Ahmad melalui Mansyur seperti yang dimaksud. Namun, saya secara pribadi akan menyikapi secara profesional dan menanggapi secara bijak," jelasnya.